Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

- Reporter

Senin, 13 Juli 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Di banyak wilayah, terutama kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), akses terhadap layanan keuangan masih dimaknai sebagai perjalanan berjam-jam melintasi laut, menyusuri pegunungan, menembus hutan, atau menunggu cuaca bersahabat agar dapat bertemu dengan layanan keuangan formal.

Di wilayah-wilayah seperti pulau-pulau kecil di Natuna, Kepulauan Talaud, dan Maluku, dataran tinggi Papua, pedalaman Kalimantan, hingga desa-desa perbatasan di Nusa Tenggara, tantangan geografis menjadi tantangan nyata bagi pemerataan kesempatan ekonomi. Namun, di ruang-ruang yang sulit dijangkau itulah semangat pembangunan diuji dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) hadir untuk berkontribusi bagi negeri.

“PNM hadir melalui 4.035 unit, di mana 516 di antaranya berada di wilayah 3T. Artinya, lebih dari 10 persen jaringan pelayanan PNM menjangkau wilayah-wilayah dengan medan yang penuh tantangan,” ungkap Direktur Utama PNM, Kindaris.

Menurut Kindaris, ketika masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro, memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan, yang tumbuh bukan hanya usaha, tetapi juga rasa percaya diri, kemandirian keluarga, hingga perputaran ekonomi desa. Karena itu, memperluas jangkauan layanan ke wilayah 3T bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan bentuk nyata menghadirkan keadilan ekonomi.

Di bawah naungan Danantara Indonesia, PNM memandang momentum transformasi ini sebagai peluang untuk memperkuat peran sebagai agen pembangunan. Dukungan ekosistem Danantara membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mempercepat inovasi layanan, memperkuat kapasitas operasional, serta mendorong sinergi antar-BUMN sehingga akses pembiayaan dan pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang selama ini berada di luar radar layanan keuangan formal.

Baca Juga :  CJIBF 2026 Jadi Ajang Perburuan Investasi, Jateng Sasar 30 Investor

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengimbau untuk terus mengarahkan dukungan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui pemberdayaan UMKM.

Bagi PNM, pembiayaan hanyalah langkah awal. Yang membedakan adalah keberlanjutan pemberdayaan. Pendampingan usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, literasi keuangan, hingga pembangunan karakter menjadi fondasi agar setiap pembiayaan benar-benar mampu mengubah kualitas hidup nasabah. Pendekatan inilah yang memungkinkan jutaan perempuan prasejahtera tidak hanya bertahan menjalankan usaha, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya.

Transformasi tersebut juga sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati yang diusung Danantara melalui program Danantara Indonesia CX100. Program ini mendorong seluruh BUMN membangun pengalaman pelanggan yang unggul. Pendekatan tersebut menempatkan kualitas pengalaman masyarakat sebagai ukuran utama keberhasilan pelayanan, bukan semata capaian operasional.

Semangat tersebut telah lama menjadi bagian dari cara perusahaan hadir di tengah masyarakat. Account Officer bukan sekadar petugas lapangan, tetapi pendamping yang mengenal kondisi nasabah, memahami tantangan mereka, dan tumbuh bersama dalam setiap proses pemberdayaan. Ke depan, nilai-nilai CX100 semakin memperkuat budaya pelayanan tersebut agar setiap interaksi dengan nasabah menghadirkan pengalaman yang mudah, tepat, hangat, dan bermakna.

Baca Juga :  Penduduk Miskin di Jateng 9,58 Persen, Penurunan Tertinggi se-Jawa

“Keberhasilan bukan diukur dari seberapa jauh kami menyalurkan pembiayaan, tetapi seberapa jauh kami mampu menghadirkan harapan hingga ke wilayah yang paling sulit dijangkau. Di bawah naungan Danantara, kami memiliki optimisme yang lebih besar untuk memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan hingga pelosok Indonesia,” tambah Kindaris.

Setiap perempuan prasejahtera berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh. Karena itulah PNM berkomitmen mendukung transformasi Danantara dengan memastikan setiap layanan PNM tidak hanya efektif dan mudah diakses, tetapi juga memberikan pengalaman yang hangat, manusiawi, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia mendorong PNM untuk berkontribusi dengan memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal hanya karena letak geografisnya. Ketika akses layanan keuangan mampu menembus pegunungan, pulau-pulau kecil, kawasan perbatasan, dan desa-desa terpencil, maka pembangunan ekonomi tidak lagi bersifat eksklusif, melainkan benar-benar inklusif.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru