AZKO Ajak Masyarakat Berkebun dan Mengompos dari Rumah untuk Hidup Lebih Berkelanjutan

- Reporter

Senin, 20 Juli 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Berkebun di rumah kini semakin mudah dilakukan, bahkan tanpa memerlukan lahan yang luas. Cukup memanfaatkan halaman, teras, balkon, atau sudut rumah, masyarakat sudah dapat menanam sayuran, memanen hasilnya, hingga mengolah limbah organik menjadi kompos sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

AZKO mengajak masyarakat membangun kebiasaan berkebun dari rumah sebagai langkah sederhana untuk menghasilkan pangan segar, mengurangi limbah organik, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau.

Tren berkebun di rumah dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, fluktuasi harga bahan pangan, serta kepedulian terhadap isu lingkungan. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas berkebun berkontribusi terhadap ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, kesehatan fisik, hingga kesejahteraan psikologis.

Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Melinda Pudjo, mengatakan rumah dapat menjadi titik awal terciptanya perubahan positif melalui aktivitas sederhana seperti menanam, merawat tanaman, hingga mengelola limbah organik.

Baca Juga :  Kunjungan Wisata Jateng Meningkat Selama Lebaran 2026, Didominasi Destinasi Ikonik

“AZKO berkomitmen membangun ekosistem gardening yang dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan lebih banyak kebaikan di rumah. Inisiatif ini bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, AZKO menghadirkan berbagai kebutuhan berkebun, mulai dari benih sayuran seperti cabai, tomat, dan seledri hingga peralatan berkebun lengkap yang memudahkan proses menanam dan merawat tanaman.

Selain itu, tersedia pula berbagai solusi pendukung, seperti pot self-watering, sistem penyiraman otomatis, mesin pemotong rumput berbasis listrik dan baterai, hingga perangkat hidroponik yang memungkinkan masyarakat bercocok tanam di lahan terbatas seperti balkon maupun teras rumah.

AZKO juga mendorong pengelolaan limbah organik rumah tangga melalui komposter yang mampu mengubah sisa sayuran dan kulit buah menjadi kompos. Cara ini dinilai mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan nutrisi alami bagi tanaman.

Baca Juga :  Rekomendasi Klinik Kecantikan di Semarang, Bisa ke Immoderma Skin Clinic di Jalan Abdulrahman Saleh

Melinda menambahkan, perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil di rumah.

“Dari satu pot tanaman yang dirawat setiap hari, setiap keluarga dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus membangun kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Saat ini AZKO memiliki 274 toko di 95 kota di Indonesia dan menghadirkan berbagai solusi kebutuhan rumah melalui jaringan toko maupun layanan omnichannel. Sebagai bagian dari PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk yang berada di bawah Kawan Lama Group, AZKO terus mengembangkan inovasi produk untuk mendukung kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong penerapan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.***

Berita Terkait

Anak Aktif Bermain Saat Liburan, Rutinitas Setelah Mandi Jadi Kunci Kenyamanan
Ramaikan Liburan Sekolah, The Park Semarang Hadirkan Sparktacular Holiday Wonderland, Sirkus Internasional dari Amerika Latin
Film Badut Gendong Bikin Penonton Terpukau Lewat Horor dan Drama Kelam Tragis
Ngonthel Bersama 40 Negara, Prambanan Disebut Magnet Baru Pariwisata Dunia
Gus Yasin Jajal Paralayang Curug Sewu, Sebut Memuaskan dan Picu Adrenalin
Kunjungan Wisata Jateng Meningkat Selama Lebaran 2026, Didominasi Destinasi Ikonik
Pelangi di Mars Tayang Saat Lebaran, Suguhkan Hiburan Berkualitas untuk Semua Usia
Bus Manchester United Ikut Mudik Gratis Jateng, Ahmad Luthfi: Jangan-jangan Mudiknya ke Inggris?

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:18 WIB

AZKO Ajak Masyarakat Berkebun dan Mengompos dari Rumah untuk Hidup Lebih Berkelanjutan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:29 WIB

Anak Aktif Bermain Saat Liburan, Rutinitas Setelah Mandi Jadi Kunci Kenyamanan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ramaikan Liburan Sekolah, The Park Semarang Hadirkan Sparktacular Holiday Wonderland, Sirkus Internasional dari Amerika Latin

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:34 WIB

Film Badut Gendong Bikin Penonton Terpukau Lewat Horor dan Drama Kelam Tragis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:37 WIB

Ngonthel Bersama 40 Negara, Prambanan Disebut Magnet Baru Pariwisata Dunia

Berita Terbaru