Munas BEM SI di Semarang, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Wujudkan Pembangunan Kolaboratif

- Reporter

Senin, 27 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak kepada para mahasiswa tidak hanya sekadar sebagai agent perubahan (agent of change), tetapi juga ikut terlibat dalam pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan saat pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-19 Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Senin, 27 Juli 2026. Acara yang digelar sepekan ke depan itu dihadiri perwakilan BEM dari seluruh Indonesia. Acara itu juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Menurut Luthfi, mahasiswa dan perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai kontrol sosial maupun sebagai agen perubahan.

“Energi lebih mahasiswa disalurkan dalam ikut membangun suatu wilayah,” kata Luthfi, yang menggawangi Jawa Tengah bersama wagub Taj Yasin.

Baca Juga :  Wagub Jateng: Imunisasi Polio Harus Ditingkatkan untuk Lindungi Anak-anak

Dalam membangun daerah, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan konsep pemerintahan kolaboratif (collaborative goverment). Kolaborasi tersebut di antaranya dilakukan dengan 77 perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayahnya. Bentuk kerja samanya mulai dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) hingga implementasi inovasi dari perguruan tinggi.

Luthfi mengatakan, peran perguruan tinggi juga strategis dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM). Sebab, hal itu akan mendukung sektor investasi yang sedang tumbuh di provinsi ini. Saat ini, Jawa Tengah yang saat ini sedang menjadi daya tarik investasi, sehingga membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari dunia pendidikan.

Baca Juga :  Cegah Alih Fungsi Lahan, Ahmad Luthfi Kunci 87 Persen Sawah Jateng

Berdasarkan data, realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2025 mencapai Rp110 triliun dengan serapan tenaga kerja hampir 450 ribu orang. Sementara tahun 2026 ini realisasi investasi semester I sudah menyentuh Rp48,5 triliun dengan serapan tenaga kerja hampir 213 ribu orang.

Sementara itu, Koordinator BEM SI, Muzammil Ihsan mengatakan, musyawarah nasional tersebut untuk menyamakan persepsi dari seluruh BEM perguruan tinggi yang tergabung dalam BEM SI. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai momentum konsolidasi nasional.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara di tengah kondisi geopolitik global saat ini,” katanya.***

Berita Terkait

Kafilah NTT Tetap Tegar, Semarakkan MTQ Nasional XXXI di Jateng
35 Provinsi Bawa Produk Unggulan ke Bazar MTQ Nasional di Semarang
MTQ Nasional XXXI Siap Digelar Spektakuler, Opick dan 25 Ribu Orang Ramaikan Simpang Lima
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional Satukan Keragaman Indonesia di Kota Semarang
Hampir 7.000 Orang Hadiri MTQ Nasional, Sekda Jateng Ajak Warga Sambut dengan Keramahan
Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:22 WIB

Kafilah NTT Tetap Tegar, Semarakkan MTQ Nasional XXXI di Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 14:15 WIB

35 Provinsi Bawa Produk Unggulan ke Bazar MTQ Nasional di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

MTQ Nasional XXXI Siap Digelar Spektakuler, Opick dan 25 Ribu Orang Ramaikan Simpang Lima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:00 WIB

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional Satukan Keragaman Indonesia di Kota Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 07:12 WIB

Hampir 7.000 Orang Hadiri MTQ Nasional, Sekda Jateng Ajak Warga Sambut dengan Keramahan

Berita Terbaru