35 Provinsi Bawa Produk Unggulan ke Bazar MTQ Nasional di Semarang

- Reporter

Sabtu, 12 September 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jawa Tengah tidak ingin menikmati sendiri geliat ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026.

Sebab, sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran yang dihelat dari rangkaian acara tersebut.

Sebagai informasi, penyelenggaraan MTQ Nasional dipusatkan di Kota Semarang pada 11-20 September 2026.

Pameran UMKM MTQ Nasional XXXI akan dibuka Sabtu (12/9/2026) di Gama Plaza, Lapangan Parkir Eks E Plaza, Kota Semarang.

Puluhan stan dari berbagai daerah akan menjadi etalase produk UMKM yang dibawa bersama rombongan peserta dari berbagai provinsi.

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pelibatan UMKM dari berbagai daerah merupakan bentuk keterbukaan Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Momentum MTQ Nasional dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk usaha dari berbagai penjuru Nusantara kepada masyarakat dan para tamu yang datang ke Jateng.

“Kita enggak pengin maju sendiri. Kita juga pengin mengenalkan UMKM yang ada di seluruh Nusantara ini,” kata Taj Yasin usai menghadiri Malam Taaruf MTQ Nasional XXXI di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 11 September 2026.

Baca Juga :  ToyaKU Resmi Diterima Pemprov Jateng, Air Minum Tanpa Sumber Air

Taj Yasin yang juga Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah menuturkan, bazar UMKM tersebut akan menjadi salah satu bagian dari rangkaian MTQ Nasional. Para pelaku usaha dari berbagai provinsi mendapat kesempatan untuk menawarkan dan mengenalkan produk unggulannya kepada masyarakat serta para tamu yang datang ke Jawa Tengah.

Dengan konsep tersebut, MTQ Nasional tidak hanya menjadi perhelatan yang mempertemukan para peserta dari seluruh Indonesia dalam kompetisi, tetapi juga mempertemukan produk-produk UMKM dari berbagai daerah.

Taj Yasin berharap, kehadiran para pelaku UMKM dari 35 provinsi dapat memperluas kesempatan promosi sekaligus membuka peluang pasar baru. Bagi Jawa Tengah, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Uma,r menyebut MTQ di Indonesia telah berkembang jauh melampaui perlombaan, bahkan telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat dari tingkat paling bawah hingga nasional.

Menurut Nasaruddin, karakter tersebut menjadi salah satu keistimewaan Indonesia. Tradisi MTQ tumbuh berjenjang dari masyarakat hingga tingkat nasional, dengan keterlibatan yang luas dari berbagai daerah.

“Indonesia itu salah satu ciri khasnya adalah MTQ-nya sangat ramai. Di luar negeri menyelenggarakan MTQ itu, ya mungkin setingkat dengan kecamatan atau kabupaten. Nah kalau kita di sini itu dari bawah sampai ke atas,” ujarnya.

Baca Juga :  Bank Mandiri Taspen Serahkan Penindakan Pelaku Penipuan Kepada Aparat Penegak Hukum

Besarnya partisipasi tersebut terlihat dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Semarang. Nasaruddin menyebut jumlah peserta tahun ini menjadi yang terbanyak karena terdapat sejumlah cabang baru yang diperlombakan. Pembukaan MTQ Nasional juga direncanakan dihadiri sedikitnya 17 gubernur, sementara sejumlah kepala daerah lainnya akan diwakili.

Ia turut mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah menjadi tuan rumah. Menurutnya, kembalinya MTQ Nasional ke Semarang setelah 47 tahun menjadi momentum penting bagi penyelenggaraan tahun ini.

“Baru kali ini malam taaruf banyak gubernur yang datang, biasanya kan pembukaannya saja gubernur datang. Ini tanda-tanda kesuksesan,” kata Nasaruddin.

AGENDA MTQ XXXI 2026:
Berlangsung 11-20 September

11-12 September: kedantangan kafilah, registrasi ulang, malam ta’aruf

12 September : pawai taaruf,pelantikan dewan hakim, orientasi dewan hakim, pembukaan pameran dan bazar, pembukaan MTQ Nasioanl ke-31

13-17 September:
Penyisihan seluruh cabang musabaqoh

18 September : Final seluruh cabang musabaqoh

19 September : city tour, penutupan MTQ Nasional kr-31

20 September : berpulangan kafilah.***

Berita Terkait

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru