Kaesang Resmikan Kepengurusan Baru PSI Kota Semarang, Melly Pangestu Jadi Ketua

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI resmi menunjuk kembali Melly Pangestu sebagai Ketua DPD PSI Kota Semarang melalui surat keputusan terbaru yang ditandatangani Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP PSI Nomor 355/SK/DPP/2026 tentang pencabutan SK Nomor 096/SK/DPP/2026 sekaligus pengangkatan kepengurusan baru DPD PSI Kota Semarang.

Dengan keluarnya SK tersebut, kepengurusan DPD PSI Kota Semarang kini terdiri atas sembilan pengurus inti.

Melly Pangestu menjabat sebagai Ketua, Aisyah Firdausa sebagai Wakil Ketua, Ivana Haryono sebagai Sekretaris, dan Imantaka Muncar Aristamatin sebagai Bendahara.

Melly mengatakan kepengurusan baru telah disahkan DPP PSI dan mendapat dukungan dari seluruh Ketua DPC Se-Kota Semarang.

“Hari ini kami merilis SK terbaru DPD PSI Kota Semarang. Kepengurusan ini berjumlah sembilan orang dan juga menghadirkan 16 ketua DPC PSI Kota Semarang,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses penetapan ketua terlaksana sesuai mekanisme partai. Seluruh calon pengurus telah menyerahkan dokumen dan riwayat hidup sebelum keputusan DPP keluar.

“Semua proses berjalan sesuai AD/ART. Kami mengirimkan dokumen yang DPP minta, kemudian DPP mempertimbangkan bersama DPW hingga akhirnya menerbitkan SK,” katanya.

Menurut Melly, surat keputusan tersebut sebenarnya telah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep tanda tangani sejak 28 Juli 2026. Namun, kepengurusan baru baru menerima dokumen resmi beberapa hari kemudian.

Baca Juga :  Wahid Abdulrahman: Dengan Konflik, PPP Terancam Ulangi Kegagalan Lolos Parlemen

“SK ini sudah di tandatangani sejak 28 Juli oleh Ketua Umum dan Sekjen. Hari ini baru kami terima secara resmi,” ungkapnya.

Melly menegaskan kepengurusan yang kini terbentuk merupakan kepengurusan yang sah karena penetapannya langsung oleh DPP PSI.

“Ini adalah kepengurusan yang sah karena seluruh SK diterbitkan oleh DPP dan ditandatangani Ketua Umum serta Sekretaris Jenderal,” tegasnya.

Ia juga menanggapi polemik internal yang sempat terjadi beberapa bulan lalu. Menurutnya, tidak ada pengurus lama yang masuk dalam struktur baru. Namun, kondisi tersebut ia anggap sebagai dinamika yang biasa terjadi dalam kehidupan partai politik.

“Struktur lama memang tidak masuk dalam kepengurusan ini. Kami memandang itu sebagai bagian dari dinamika politik yang harus kita hormati sebagai proses demokrasi,” ujarnya.

Ke depan, DPD PSI Kota Semarang akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.

Selain itu, PSI Kota Semarang juga berencana menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Ketum Baru PPP Pilih Gus Yasin sebagai Sekjen, Perekat Santri dan Partai

Melly berharap Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dapat hadir, untuk memberikan semangat kepada kader di Kota Semarang.

“Kami ingin menghadirkan semangat baru. Harapannya Rakorda bisa berjalan bulan ini dan Mas Kaesang bisa hadir. Kami juga berharap Bapak Jokowi bisa hadir memberikan motivasi kepada seluruh kader,” katanya.

Menghadapi Pemilu 2029, PSI Kota Semarang memasang target ambisius dengan membidik 15 kursi DPRD Kota Semarang. Saat ini, partai tersebut memiliki lima kursi di parlemen.

“Target kami 15 kursi pada 2029. Itu memang target besar, tetapi kami sudah memiliki perhitungan dan strategi. Minimal kami ingin meraih lebih dari 10 kursi, dan kami akan bekerja maksimal untuk mencapainya,” pungkas Melly.

Sebelumnya, kepengurusan PSI Kota Semarang sempat dilanda konflik pada Februari 2026.

Saat itu, 13 dari 16 pengurus DPC menyatakan mundur massal dan menyegel kantor sekretariat DPD sebagai bentuk protes terhadap keputusan DPW PSI Jawa Tengah yang memberhentikan Ketua DPD saat itu dan menunjuk pelaksana tugas (Plt).

Terbitnya SK terbaru dari DPP PSI menandai berakhirnya polemik tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru menjelang agenda politik 2029 mendatang.***

Berita Terkait

Tak Ada Sekat Partai, Ahmad Luthfi Ajak Semua Kekuatan Bersatu Bangun Jateng
Wamenko Polkam Sebut Politik Adalah Jalan Pengabdian untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gus Yasin Buka Suara soal Polemik Internal PPP dan Laporan Pemalsuan Dokumen
Kiai PPP Soroti Arah Partai, Kebijakan Mardiono Dinilai Melenceng
Disorot di Medsos, Kinerja Ahmad Luthfi Dipuji PKS, Golkar, hingga PDIP
Eksekutif dan DPRD Bersinergi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah
Ahmad Luthfi Lantik DPD KPPI Jateng: Berikan Edukasi Politik untuk Pemberdayaan Perempuan
Dari Kelir Wayang, Rerie Serukan Politik Berbudaya dan Berkeadilan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:41 WIB

Tak Ada Sekat Partai, Ahmad Luthfi Ajak Semua Kekuatan Bersatu Bangun Jateng

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Kaesang Resmikan Kepengurusan Baru PSI Kota Semarang, Melly Pangestu Jadi Ketua

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wamenko Polkam Sebut Politik Adalah Jalan Pengabdian untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

Gus Yasin Buka Suara soal Polemik Internal PPP dan Laporan Pemalsuan Dokumen

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:02 WIB

Kiai PPP Soroti Arah Partai, Kebijakan Mardiono Dinilai Melenceng

Berita Terbaru