Angka Partisipasi PAUD Jateng Tembus 53%, Lampaui Rata-Rata Nasional

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, angka partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jateng mencapai 53 persen. Lebih tinggi dibandingkan nasional 47 persen.

“Kita di atas nasional. Itu tidak lepas dari partisipasi dari panjenengan (penyelenggara PAUD) semua. Terimakasih atas kontribusinya,” katanya, saat membuka Rapat Kerja Daerah DPD Perkumpulan Penyelenggara (PP) PAUD Jawa Tengah 2025, di Wisma P4G, UPGRIS, kota Semarang, Jumat, 31 Oktober 2025.

Lebih lanjut Sumarno mengatakan, penyelenggaraan pendidikan tingkat PAUD merupakan salah satu pondasi awal. Pada usia itu, pembentukan karakter anak dimulai dan lmenjadi titik penting.

Pun dengan kehadiran PAUD diharapkan akan terus tumbuh, menjamah anak-anak mengenyam pendidikan lebih awal. Dengan itu pemerataan PAUD di wilayah perkotaan dan pedesaan dapat terealisasi.

Dikatakan dia, dari sisi pengajar juga harus lebih menajamkan inovasi dalam mendidik anak-anak dengan metode yang tepat. Karakteristik anak di tiap daerah pasti berbeda, sehingga memerlukan inovasi pengajaran yang sesuai.

“Karakteristik anak-anak kita, di Pemalang, Solo, Banyumas berbeda-beda. Itu karena kultur budayanya berbeda-beda juga. Sehingga tentu saja inovasi cara mendidiknya saya yakin itu juga pasti berbeda,” ucapnya.

Baca Juga :  Stadium General Undip: Gus Yusuf Paparkan Ekonomi Berkelanjutan di Pesantren

Dirinya juga mengatakan, dalam mendukung tujuan-tujuan baik tersebut, butuh penguatan organisasi. Melalui rapat kerja bertema ‘Penguatan Organisasi untuk Penyelenggaraan PAUD Berkualitas dalam Menciptakan Generasi Emas’
menjadi momentum transformasi.

“Karena ini momentum untuk menyampaikan pendapat, saran, keluh-kesah, hambatan apapun yang selama ini dihadapi,” ucap dia.

Selain itu, rapat kerja jadi momentum menyampaikan ide-ide, tentang bagaimana membawa organisasi DPD PP PAUD Jateng untuk lebih maju.*

 

 

 

 

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, angka partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jateng mencapai 53 persen. Lebih tinggi dibandingkan nasional 47 persen.

“Kita di atas nasional. Itu tidak lepas dari partisipasi dari panjenengan (penyelenggara PAUD) semua. Terimakasih atas kontribusinya,” katanya, saat membuka Rapat Kerja Daerah DPD Perkumpulan Penyelenggara (PP) PAUD Jawa Tengah 2025, di Wisma P4G, UPGRIS, kota Semarang, Jumat, 31 Oktober 2025.

Lebih lanjut Sumarno mengatakan, penyelenggaraan pendidikan tingkat PAUD merupakan salah satu pondasi awal. Pada usia itu, pembentukan karakter anak dimulai dan lmenjadi titik penting.

Baca Juga :  Pelajar Batang Berikan Respon Positif MBG

Pun dengan kehadiran PAUD diharapkan akan terus tumbuh, menjamah anak-anak mengenyam pendidikan lebih awal. Dengan itu pemerataan PAUD di wilayah perkotaan dan pedesaan dapat terealisasi.

Dikatakan dia, dari sisi pengajar juga harus lebih menajamkan inovasi dalam mendidik anak-anak dengan metode yang tepat. Karakteristik anak di tiap daerah pasti berbeda, sehingga memerlukan inovasi pengajaran yang sesuai.

“Karakteristik anak-anak kita, di Pemalang, Solo, Banyumas berbeda-beda. Itu karena kultur budayanya berbeda-beda juga. Sehingga tentu saja inovasi cara mendidiknya saya yakin itu juga pasti berbeda,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, dalam mendukung tujuan-tujuan baik tersebut, butuh penguatan organisasi. Melalui rapat kerja bertema ‘Penguatan Organisasi untuk Penyelenggaraan PAUD Berkualitas dalam Menciptakan Generasi Emas’
menjadi momentum transformasi.

“Karena ini momentum untuk menyampaikan pendapat, saran, keluh-kesah, hambatan apapun yang selama ini dihadapi,” ucap dia.

Selain itu, rapat kerja jadi momentum menyampaikan ide-ide, tentang bagaimana membawa organisasi DPD PP PAUD Jateng untuk lebih maju.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

SPMB Jateng 2026 Harus Transparan, Gus Yasin Tolak Segala Titipan
Guru PAUD Jateng Dibekali Coding dan Robotik, Dorong Literasi Digital Sejak Dini
Disdik Jateng Segera Data Anak Putus Sekolah dan Blank Spot Pendidikan di Lereng Sumbing-Merapi
PNM Perkuat Akses Literasi, Buku Baru Disambut Hangat Siswa Pedalaman
Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Jateng Siapkan Langkah Kolaboratif
Wagub Taj Yasin Dukung Forum Santri Anak Jateng Cegah Kekerasan di Pesantren
Ratusan Mahasiswa Ikuti Lomba Artikel Ilmiah Populer Pemprov Jateng, 15 Tim Melaju ke Final
Mulai 2026/2027, Siswa SD hingga SMA di Jateng Belajar Perkoperasian

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:38 WIB

SPMB Jateng 2026 Harus Transparan, Gus Yasin Tolak Segala Titipan

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:22 WIB

Guru PAUD Jateng Dibekali Coding dan Robotik, Dorong Literasi Digital Sejak Dini

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:12 WIB

Disdik Jateng Segera Data Anak Putus Sekolah dan Blank Spot Pendidikan di Lereng Sumbing-Merapi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:11 WIB

PNM Perkuat Akses Literasi, Buku Baru Disambut Hangat Siswa Pedalaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Jateng Siapkan Langkah Kolaboratif

Berita Terbaru