Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Jawa Tengah Jadi Pusat Bibit Unggulan

- Reporter

Kamis, 18 September 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mencanangkan wilayahnya untuk dijadikan sebagai sentral bibit atau benih produk unggulan. Peta jalan untuk mewujudkan hal itu sudah mulai disiapkan sebagai salah satu dukungan swasembada pangan dari hasil pertanian dan perkebunan.

“Kita akan menciptakan produk bibit unggulan Jawa Tengah menjadi sentral nasional,” katanya saat rapat koordinasi bidang pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 18 September 2025.

Beberapa hal yang disiapkan antara lain memetakan produk-produk unggulan Jawa Tengah yang dapat dikembangkan, konektivitas terkait tata kelola dan pemasaran produk unggulan, sampai optimalisasi 75 balai pertanian dan perkebunan di bawah Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah.

“Kita punya 75 balai yang itu harus kita kembangkan terkait dengan bibit-bibit unggul. Ada kelapa, kakao, kedelai, padi, ketela, dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Dorong Kebersamaan Tangani Bencana

Kepala Distanbun Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan, Gubernur Ahmad Luthfi telah mengarahkan agar fokus pada pengembangan benih unggulan. Arahan tersebut sangat penting agar Jawa Tengah menjadi penghasil atau Sumber utama benih yang paling bagus untuk mendukung semua daerah secara nasional.

“Jawa Tengah itu semua komoditas tumbuh dengan baik karena memang mungkin lokasi yang strategis, kondisi alam, tanah, dan sebagainya. Mau tanam apa saja bagus. Kebutuhan pengembangan ini sangat tinggi,” katanya.

Pengoptimalan 75 balai pertanian dan perkebunan sangat penting. Setiap balai akan dirancang untuk fokus pada pengembangan komoditas tertentu dengan kualitas bagus, produk tinggi, dan hasil yang banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan benih daerah dan nasional.

“Harga benih pun lebih tinggi daripada harga konsumsi. Ini menarik dan bisa menambah pendapatan daerah itu sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hadiri Misa Natal, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jemaat Doakan Keselamatan Bangsa

Jawa Tengah memiliki beberapa komoditas potensial dengan nilai ekonomi yang tinggi. Di antaranya tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sorgun.

Selain itu juga ada komoditas kelapa, tebu, kopi, tembakau, dan lainnya. Khusus untuk kelapa bahkan memiliki permintaan pasar yang tinggi terutama dari luar negeri.

“Jateng itu luar biasa. Kita harus kembangkan sembari melihat mana yang nilai ekonominya tinggi. Sekarang kita susun regulasi dengan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ungkapnya.

Ditambahkan, nanti akan ada Peraturan Gubernur untuk memayungi regulasi tersebut. “Bagaimana kita mulai mengoptimalkan potensi kita yang ada. Kerja sama dengan peneliti di kampus dan sebagainya,” jelasnya.***

Berita Terkait

Kafilah NTT Tetap Tegar, Semarakkan MTQ Nasional XXXI di Jateng
35 Provinsi Bawa Produk Unggulan ke Bazar MTQ Nasional di Semarang
MTQ Nasional XXXI Siap Digelar Spektakuler, Opick dan 25 Ribu Orang Ramaikan Simpang Lima
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional Satukan Keragaman Indonesia di Kota Semarang
Hampir 7.000 Orang Hadiri MTQ Nasional, Sekda Jateng Ajak Warga Sambut dengan Keramahan
Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:22 WIB

Kafilah NTT Tetap Tegar, Semarakkan MTQ Nasional XXXI di Jateng

Sabtu, 12 September 2026 - 14:15 WIB

35 Provinsi Bawa Produk Unggulan ke Bazar MTQ Nasional di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 14:06 WIB

MTQ Nasional XXXI Siap Digelar Spektakuler, Opick dan 25 Ribu Orang Ramaikan Simpang Lima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:00 WIB

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional Satukan Keragaman Indonesia di Kota Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 07:12 WIB

Hampir 7.000 Orang Hadiri MTQ Nasional, Sekda Jateng Ajak Warga Sambut dengan Keramahan

Berita Terbaru