Gubernur Luthfi: Event Bisnis Rutin seperti Sembiz Harus Ada di Seluruh Jateng

- Reporter

Selasa, 18 November 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang secara rutin menggelar Semarang Business Forum (Sembiz).

Tercatat sampai 2025 ini sudah 18 kali forum bisnis itu dilakukan, dan cukup efektif untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi. Diharapkan daerah lain di Jawa Tengah bisa melakukan hal yang sama.

“Bagus sekali Kota Semarang mengadakan event ini sudah 18 kali atau 18 tahun. Tentu event-event bisnis seperti ini bisa dikembangkan di daerah lain, tidak hanya di Semarang,” kata Ahmad Luthfi saat menghadiri dan membuka Semarang Business Forum (Sembiz) 2025 di Grand Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, Selasa, 18 November 2025.

Ahmad Luthfi menjelaskan, forum bisnis yang diselenggarakan Kota Semarang ini selaras dengan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat, dalam rangka meningkatkan investasi dan menumbuhkan perekonomian.

Baca Juga :  Penduduk Miskin di Jateng 9,58 Persen, Penurunan Tertinggi se-Jawa

Dijelaskan, dalam membangun wilayah tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi juga dari investasi dalam negeri dan luar negeri.

“Dengan investasi itu, ekonomi akan berkembang kemudian sarapan tenaga kerja, sehingga pengangguran bisa kita reduksi. Secara tidak langsung akan menambah pendapatan daerah di masing-masing wilayah,” katanya.

Dijelaskan, Provinsi Jawa Tengah telah berkembang sebagai sentral inovasi investasi baru. Realisasi investasi di Jawa Tengah sampai September 2025, mencapai Rp 66,13 triliun. Sebanyak 56% merupakan penanaman modal asing (PMA) dan 44% penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Melalui investasi yang masuk, kata Gubernur, serapan tenaga kerja dari investasi tersebut mencapai 326.462 orang, dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Dampak lain dari investasi itu adalah penurunan angka kemiskinan dari 9,58% menjadi 9,48%, kemudian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III-2025 mencapai 5,37%. Bahkan di Kota Semarang pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 7,34%.

Baca Juga :  Pertamina Jamin Pasokan LPG 3 Kg di Jateng-DIY Lancar, Masyarakat Tak Perlu Panik

“Investasi ini menjadi suatu daya tarik tersendiri dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi baru di tempat kita. Beberapa spot di Jawa Tengah yang menjadi incaran investasi, seperti kawasan industri dan ekonomi khusus yang eksisting ada tujuh,” ungkap Ahmad Luthfi.

Gubernur sudah menginstruksikan kepada para bupati-wali kota untuk mengusulkan kawasan industri atau ekonomi khusus baru di wilayahnya.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan, infrastruktur Kota Semarang terus digenjot. Pihaknya juga menjaga iklim sosial yang stabil, sumber daya manusia yang kompeten, dan perkonomian yang tumbuh konsisten.

“Inilah saat yang tepat untuk berinvestasi, di mana pondasinya kuat dan peluangnya terbuka lebar. Saat ini Semarang sedang menempatkan dirinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah,” katanya.**

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru