Gus Yasin Salurkan Bantuan RTLH untuk Warga Demak yang Rumahnya Terkepung Rob

- Reporter

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Untuk masuk rumah Noryatin (58), harus merunduk dalam-dalam. Bukan sekadar bentuk kesopanan, melainkan karena atap rumah warga Dukuh Kongsi, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak ini hanya menyisakan jarak satu meter dari permukaan jalan. Lantainya terus diurug karena kepungan Rob.

Kondisi memprihatinkan ini menjadi “makanan” sehari-hari bagi Noryatin dan suaminya yang menganggur sejak terkena PHK karena pandemi COVID-19, serta kedua anaknya.

Selama tiga tahun terakhir, mereka hidup dalam kepungan air rob yang tak kenal waktu. Rumah berukuran 5×12 meter itu tampak tenggelam ditelan peninggian jalan dan naiknya air laut.

Untuk menjaga ruang tamu dan kamar tetap kering, sebuah mesin pompa air harus terus menderu selama 24 jam nonstop.

“Pompa nyala terus 24 jam. Kalau airnya besar, pakai mesin yang lebih gede lagi. Pintu masuk juga saya bendung pakai papan, dan tumpukan bata hebel,” tutur Noryatin dengan nada lirih, Kamis, 12 Maret 2026.

Meski sudah dibendung dan dipompa, rembesan air tetap muncul di sela-sela lantai dan dinding. Dampaknya nyata bagi kesehatan keluarga berupa serangan nyamuk yang masif dan rasa gatal di kulit akibat kelembapan yang ekstrem.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Gandeng Pendidikan Vokasi untuk Siapkan Tenaga Kerja Industri Masa Depan

“Nyamuknya banyak, gatal,” katanya.

Namun, awan mendung di kehidupan Noryatin sedikit tersingkap saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, datang ke rumahnya, Kamis 12 Maret 2026.

Kehadiran tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini bukan sekadar meninjau. Melainkan membawa bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 20 juta.

Menerima bantuan tersebut, mata Noryatin berkaca-kaca. Ia mengaku sangat terharu karena akhirnya memiliki modal untuk meninggikan huniannya agar tidak lagi menjadi “rumah bawah tanah”.

“Senang sekali, terharu. Rencananya uang ini untuk beli hebel dan meninggikan rumah. Terima kasih Pak Gus Yasin,” ucapnya penuh syukur.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin menegaskan bantuan ini merupakan langkah darurat untuk memastikan keluarga Noryatin memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.

Ia juga meminta warga sekitar untuk bergotong-royong membantu proses renovasi rumah tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Program PKK SIGAB, Fokus Kesiapsiagaan Bencana

“Rencananya kita naikkan bangunannya secara langsung karena kalau rumah apung tidak memungkinkan di lokasi ini. Kita naikkan supaya lebih tinggi dari rob,” jelas Gus Yasin.

Lebih lanjut, Wagub memaparkan strategi besar pemerintah dalam menangani masalah rob di pesisir Jawa Tengah.

Salah satunya melalui rencana pembangunan giant sea wall yang membentang dari Jepara hingga Kendal, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan intensif. Pemprov juga mulai menyiapkan pembangunan hybrid sea wall sebagai tanggul penahan rob.

“Saat ini baru pembahasan, selesai mungkin tahun ini,” jelasnya.

Di sisi lain, Gus Yasin juga menyoroti persoalan sampah yang kerap menumpuk di kawasan rob dan berpotensi memicu masalah kesehatan.

Ia mendorong adanya pengadaan alat pemusnah sampah di tingkat RT melalui kolaborasi dengan inovasi dari perguruan tinggi.

“Coba kita nanti dorong per RT, kalau lihat kawasannya untuk dikumpulkan, dibawa keluar, rasa-rasanya susah. Jadi memang harusnya per RT langsung memiliki pembakaran masing-masing,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru