Jaga Keseimbangan, Sektor Pertanian dan Industri Harus Tumbuh Bersama

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sektor pertanian, perdagangan, dan perindustrian, harus berjalan harmoni. Sebab, sektor-sektor tersebut  berperan strategis mewujudkan Jateng sebagai provinsi penumpu pangan dan industri nasional.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sektor Industri dan Perdagangan, di The Wujil Hotel & Convention Kabupaten Semarang, Senin (9/12/2024). Menurutnya, pengelolaan ketiga sektor tersebut mesti hati-hati.

“Kalau kita tidak hati-hati, maka sektor pangan akan tergerus oleh industri. Inilah pentingnya koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/ kota,” ujar Sumarno

Baca Juga :  KAI Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku Perusakan Aset Rumah Perusahaan di Komplek Gergaji Kota Semarang

Ditambahkan, demi keselarasan sektor tersebut, Pemprov Jateng telah menetapkan Peraturan Daerah Jateng Nomor 8 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Di dalamnya mengatur keberadaan sawah lestari atau dilindungi, serta ruang yang bisa digunakan untuk pengembangan industri.

“Di situlah yang menjadi kunci kita untuk menjaga keseimbangan antara penumpu pangan dan industri. Meskipun keduanya agak bertolak belakang, inilah yang menjadi tantangan kita di masa depan, agar keduanya bisa sama-sama tumbuh,” bebernya.

Berkaitan dengan swasembada pangan, lanjut Sumarno, dia pernah mengusulkan ide kepada Kementerian Transmigrasi. Yakni, penyelenggaraan transmigrasi tematik atau program transmigrasi, yang tidak hanya menggarap sektor pertanian, tapi juga peternakan.

Baca Juga :  KAI Batalkan 2 Perjalanan Kereta Imbas Banjir di Grobogan

Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan pelantikan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Semarang Periode 2024-2029, sekaligus penyerahan sertifikat Standar Nasional Indonesia kepada pasar dan perusahaan air mineral.

Adapun pasar penerima SNI fasilitasi Disperindag Jateng, meliputi Pasar Bandongan Kabupaten Magelang, Pasar Baledono Purworejo, Pasar Sidomakmur Blora. Sedangkan sertifikat SNI perusahaan air mineral, meliputi PT Banyu Seger Mulyo Pati, dan PT Toya Tanah Mulyo Batang.

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat
11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026
Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang
Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Sementara Siap 3 Hari
Kasus Atap Gedung Pemkab Brebes Ambruk, Ahmad Luthfi Awasi Penyelidikan Kepolisian
DPW dan 13 DPC PPP Kalimantan Selatan Deklarasi Dukung Agus Suparmanto
Siswa SMP Nasima Ditempa Bahasa Inggris dan Karakter Lewat NPEC 2025

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:43 WIB

Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:11 WIB

11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang

Senin, 17 November 2025 - 19:43 WIB

Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Sementara Siap 3 Hari

Berita Terbaru