Kabupaten Pekalongan Terima Bantuan Ekskavator dari Kemensos

- Reporter

Jumat, 14 Februari 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan, menerima bantuan satu unit ekskavator dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Bantuan alat berat tersebut diserahkan oleh Mensos RI, Syaifullah Yusuf, kepada Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, di Halaman Stundent Centre Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, Rabu (12/2/2026).

 

Mensos mengatakan, alat berat tersebut untuk penanganan dampak bencana longsor Petungkriyono.

“Kami serahkan alat berat ini kepada ibu Bupati Pekalongan. Tujuannya untuk membantu pemulihan bencana longsor di Petungkriyono. Selain itu, semoga alat berat bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lainnya,” terangnya.

 

Baca Juga :  Ribuan Pelari Ramaikan Mangkunegaran Run 2026, Ekonomi Lokal Ikut Terdongkrak

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menyampaikan terima kasihnya kepada Kementrian Sosial, atas bantuan tersebut.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial karena pada saat kami sangat membutuhkan, bantuan langsung diberikan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

 

Ditambahkan, kondisi geografis Kabupaten Pekalongan, yang memiliki banyak daerah dataran tinggi, membuat ketersediaan alat berat menjadi sangat penting, terutama untuk penanganan bencana.

“Di wilayah kami terdapat banyak daerah tinggi. Alat yang kami miliki terkadang tidak mencukupi, dana dari kami juga tidak mencukupi. Sehingga, memang bantuan ini sangat diperlukan masyarakat,” jelasnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Pekalongan menyusul hujan lebat pada Senin (20/01/2025). Bencana terparah terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono. Sebanyak 25 orang meninggal dan 13 orang mengalami luka-luka. Sejumlah bangunan, rumah warga, serta infrastruktur rusak parah. Kerugian material akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pekalongan diperkirakan mencapai Rp83 miliar.

Baca Juga :  Soroti Persoalan Anak Tidak Sekolah, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Penanganan Cepat

Akses jalan di Petungkriyono dari arah wilayah Kecamatan Doro pascabanjir bandang dan tanah longsor masih tertutup. Pemerintah setempat berupaya membuka akses dengan memperbaiki jembatan Tembelan, di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono.

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru