Banjir Semarang, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp600 Juta dan Dirikan Dapur Umum

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus bergerak cepat mencukupi kebutuhan pengungsi, akibat banjir yang melanda Kota Atlas. Tak hanya bantuan logistik, dapur umum pun didirikan di lokasi banjir, untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji bagi warga terdampak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur mengatakan, pihaknya fokus menyediakan bantuan makanan siap saji untuk masyarakat terdampak. Selain itu, pihaknya juga menyediakan bantuan berupa family kit, kids ware dan kasur lipat, hingga bantuan logistik.

Bersinergi dengan Kementerian Sosial, dapur umum didirikan di beberapa tempat, seperti di Kantor Dinsos Jateng, dan Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon. Di tempat itu, Taruna Siaga Bencana (Tagana) bertugas memasak berbagai menu.

Adapun untuk kapasitas setiap dapur umum, berkisar 1.000-3.000 bungkus, atau disesuaikan dengan permintaan dari wilayah sekitar. Sebab, sebagian kelurahan juga sudah didirikan dapur umum mandiri.

Dia mengatakan, setidaknya 5.000 jiwa terdampak di Kecamatan Pedurungan. Selain itu, tercatat 99 jiwa mengungsi ke beberapa tempat, seperti di Balai Kelurahan Muktiharjo Kidul 11 KK (22 jiwa), Masjid Kampus USM 17 jiwa, Masjid Al Islah RT 03 RW 03 Kecamatan Genuk 46 jiwa, Mushola Baiturrahman RT 7 RW 3 Kecamatan Genuk ada 11 jiwa, Mushola Al-Huda RT 11 RW 03 Genuksari ada 3 jiwa.

Baca Juga :  Gotong Royong Relawan, Dapur Umum Layani Ribuan Pengungsi Banjir Pekalongan

Sementara, warga lain yang terdampak memilih bertahan di rumah sendiri atau ke rumah famili.

“Kami siapkan logistik untuk yang terdampak banjir, dan kemarin sudah kami distribusikan. Kalau total untuk kota Semarang senilai Rp600 juta, ada beras 4 ton, permakanan siap saji, termasuk kasur dan lain-lain, sudah kami drop,” ucap Imam, ditemui Rabu (29/10/2025) siang.

Dia mengatakan, layanan diberikan oleh Pemprov Jateng kepada pengungsi. Seperti di Masjid Kampus USM di mana ada 17 jiwa yang mengungsi, dari sekitar Muktiharjo Kidul dan Dempel.

Bantuan yang diberikan sejak Selasa (28/10/2025) berupa makanan siap saji sebanyak 300 pak, kasur lipat, perlengkapan anak, dan perlengkapan mandi-cuci. Tidak hanya untuk pengungsi, bantuan juga untuk personel operasi Search and Rescue (SAR).

Warga Dempel-Muktiharjo Kidul, Ani mengatakan, banjir melanda wilayah tinggalnya sejak Selasa (28/10/2025) sore. Ketinggian air saat itu setinggi paha orang dewasa, atau sekitar 90 sentimeter.

Baca Juga :  Sosialisasi MBG Sasar Warga Desa Karangklesem, DPR-BGN Beri Pemahaman Mekanisme hingga Manfaat Makan Bergizi

“Saya mengungsi ke sini karena takutnya tambah naik gitu. Kayaknya juga masih mendung hujan. Jadi, saya sama keluarga ngungsi aja ke sini, sekitar maghrib,” ujarnya.

Ani kemudian diangkut menggunakan armada jip, dan diantar ke titik pengungsian. Di lokasi, kesehatannya dicek oleh tim dokter dari Dinkes Kota Semarang dan diberikan makan siap saji hingga kebutuhan pribadi, yang diserahkan oleh petugas Dinsos Jateng.

“Kita dapat family kit ini, ya untuk peralatan mandi dan sebagainya. Terus ada kasur, terus selimut, terus makanan, lengkap. Pelayanan kesehatan juga kita dapat,” ungkapnya.

Warga Muktiharjo Kidul lain Tati Mulyati, menambahkan, hujan deras sejak Selasa pagi, menyebabkan air meninggi dan menggenangi rumahnya.

Sesampainya di lokasi pengungsian, kebutuhannya langsung dipenuhi, mulai dari makanan dan pengecekan kesehatan.

“Saya merasakan pelayanan di sini, sangat-sangat puas sekali dari segi makanan, dari segi pengobatan. Apa kita yang dibutuhkan, gercep ya di sini,” tuturnya.

Keduanya berharap, banjir yang menggenangi kawasan rumahnya segera surut, dan warga bisa melakukan kegiatan secara normal.*

 

 

 

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru