Korpolairud Baharkam Polri Tangkap Delapan Kapal Ikan Asing Selama 2024

- Reporter

Rabu, 4 Desember 2024 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Korpolairud Baharkam Polri mencatat sebanyak delapan kapal ikan negara asing asal Vietnam di perairan Natuna. Penindakan itu dilakukan karena kapal masuh secara ilegal untuk mengambil ikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Korpolairud Baharkam Polri, Irjen Pol M Yassin Kosasih seusai HUT ke-74 Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) di Korpolairud Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/12/2024).

“Kita telah menangkap delapan kapal ikan asing berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara. Jadi ada delapan. Kita memakai kode itu adalah KIA (kapal ikan asing) berbendera Vietnam,” jelas Yassin Kosasih kepada wartawan.

“Mereka masuk ke wilayah ZEE, yang mana di situ tidak boleh mereka masuk. Kita lakukan penegakan hukum oleh kapal Direktorat Polair Baharkam Polri,” sambungnya.

Baca Juga :  Kasus Anak Bunuh Ayah dan Neneknya di Jaksel, Polisi Periksa Lima Saksi

Selain itu, lanjut Yassin, Korpolairud juga melakukan penindakan terhadap penyelundupan rokok ilegal di Kepulauan Riau. Dari pengungkapan itu, ribuan batang rokok ilegal diamankan.

“Proses selanjutnya adalah kita serahkan ke Bea Cukai. Jadi kita pun walaupun tidak bisa menangani langsung tapi kita tetap lakukan pengungkapan dan penegakan hukum untuk proses selanjutnya kita berikan ke Bea Cukai yang punya kewenangan,” terangnya.

Tidak sampai di situ, Yassin juga mengatakan pihaknya juga mengungkap upaya penyelundupan narkoba di Nunukan, Kalimantan Utara. Mereka menemukan lima kilogram sabu.

Baca Juga :  Bagas Cerita Tantangan Tafsir Bahasa Inggris MTQ Nasional, Harus Kuasai Tiga Bahasa

“Direktorat Polairud Polda Kaltara berhasil mengamankan sabu di kurun 6 bulan terakhir itu ada 2 kasus masuknya narkoba dari di Nunukan, di seberangnya di situ kita tangkap itu dibawa dari Malaysia pakai speedboat kejar-kejaran,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Polairud juga aktif menjalin kerja sama dengan kepolisian negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Hal ini sebagai upaya menekan tindak penyelundupan, termasuk narkotika.

“Kerja sama internasional sangat penting, karena tantangan pengamanan laut tidak bisa dihadapi sendirian. Kami akan terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak demi menjaga perairan kita,” tukasnya.

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru