Menko AHY dan Menteri PU Dody Resmikan Rumah Susun Dosen Politeknik PU Semarang

- Reporter

Sabtu, 11 Januari 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meresmikan Rumah Susun Dosen Politeknik Pekerjaan Umum Semarang, Sabtu 11 Januari 2025.

AHY mengatakan, kehadiran Rusun Dosen untuk memenuhi kebutuhan hunian para dosen Politeknik PU Semarang yang cukup banyak. Ia berharap Rusun tersebut dapat segera dimanfaatkan.

“Hari ini kami meresmikan Rumah Susun untuk para Dosen Politeknik PU Semarang, mudah-mudahan bisa segera digunakan sebaik mungkin,” katanya.

Ia mengatakan, gedung tersebut mengusung konsep Green Building, yang ramah lingkungan, fasilitas pendukungnya di lingkungan juga telah lengkap.

Baca Juga :  Mahasiswa Aceh Ungkap Haru Atas Bantuan Gubernur Jateng

AHY menyampaikan, ada berbagai tipe ruangan Rusun yang disediakan, dan penataannya telah sesuai, pencahayaan dan lainnya diharapkan dapat dimanfaatkan maksimal.

“Kita berharap tentunya bisa mengakomodasi kebutuhan para dosen yang cukup banyak. Karena lingkungan perguruan tinggi yang baik dan ideal bisa mengakomodasi bukan hanya fasilitas belajar mengajar, namun juga memiliki bangunan khusus hunian para dosen,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik PU Semarang, Brawijaya mengatakan, jumlah kamar yang ada di Rusun Dosen ada sebanyak 95 unit dengan berbagai tipe.

Baca Juga :  Taj Yasin: Akhlak dan Keimanan Jadi Benteng Anak Hadapi Tantangan Zaman

Luas bangunan mencapai 8.744 meter persegi dengan sembilan lantai. Fasilitas yang ada terdiri tempat bermain anak, area lari, parkir dan minimarket.

Ia mengatakan, jumlah dosen akan bertambah untuk menghuni Rusun tersebut seiring dengan pembukaan tiga jurusan baru di tahun ini.

“Rusun dosen ada 95 unit, memang jumlah dosen belum sampai segitu namun akan ada pengaturan lebih lanjut agar digunakan lebih efisien, ke depan jumah dosen akan bertambah dengan tambahan tiga prodi,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih Hafiz-Hafizah Tanpa Proses Berbelit
Pemprov Jateng-Undip Dorong Kesadaran Relasi untuk Cegah Kekerasan Seksual
Taj Yasin Tekankan Hafalan Al-Qur’an Harus Diwujudkan dalam Perilaku
Mahasiswa NTT Terdampak Bencana Dapat Bantuan, Ahmad Luthfi Siapkan UKT dan Kos
Taj Yasin Beri Tali Asih untuk Santri Penghafal Al-Qur’an Usia Belia di Pati
Pemprov Jateng Jajaki Kolaborasi ACI untuk Perluas Beasiswa Pendidikan Santri
Perguruan Tinggi Didorong Jadi Estafet Pendidikan bagi Lulusan Sekolah Rakyat
Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi Pesantren dan Kampus melalui Pesantren Obah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih Hafiz-Hafizah Tanpa Proses Berbelit

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Pemprov Jateng-Undip Dorong Kesadaran Relasi untuk Cegah Kekerasan Seksual

Rabu, 9 September 2026 - 07:03 WIB

Taj Yasin Tekankan Hafalan Al-Qur’an Harus Diwujudkan dalam Perilaku

Senin, 7 September 2026 - 17:18 WIB

Mahasiswa NTT Terdampak Bencana Dapat Bantuan, Ahmad Luthfi Siapkan UKT dan Kos

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Taj Yasin Beri Tali Asih untuk Santri Penghafal Al-Qur’an Usia Belia di Pati

Berita Terbaru