Nawal Yasin Dorong Penguatan Literasi dari Desa Lewat Kolaborasi Komunitas

- Reporter

Kamis, 27 November 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Menyukseskan program literasi gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin,M.S.I, terus meningkatkan budaya gemar membaca di masyarakat. Salah satunya, dengan menggandeng komunitas literasi.

Hal itu dikatakannya sesuai menghadiri Sarasehan Pegiat Literasi Kabupaten Kendal bertema “Membangun Budaya Baca dari Akar Rumput” di Perpustakaan Daerah Kendal, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kendal dan Pelataran Sastra Kaliwungu itu, diikuti puluhan pegiat dari berbagai komunitas literasi dan sastra.

Menurut Nawal, komunitas dan pegiat literasi, memiliki peran krusial dalam menggerakkan kesadaran membaca di kalangan akar rumput.

“Menggerakkan literasi dari akar rumput ini seperti komitmen kita dari awal, bagaimana kita menghidupkan literasi-literasi dari tingkat desa. Rumah baca di desa harus lebih dikembangkan lagi,” ujarnya, di hadapan para pegiat literasi Kabupaten Kendal.

Nawal mengungkapkan, berdasarkan data BPS, Tingkat Gemar Membaca (TGM) Provinsi Jateng pada Mei 2025 tercatat sekitar 73,13, dengan frekuensi membaca antara 5-6 kali/minggu selama 1-1,59 jam/hari.

Untuk meningkatkan angka itu, Nawal mendorong agar komunitas dan pegiat, menghidupkan taman baca masyarakat (TBM) dan perpustakaan desa, dengan berbagai aktivitas literasi.

Baca Juga :  Lantik Jabatan Baru ASN Lingkup Pemprov Jateng, Sekda Tekankan Tak Ada OPD Basah atau Kering

Terlebih, imbuh dia, jumlah TBM dan perpustakaan desa juga banyak. Tercatat, Jawa Tengah memiliki 1.297 TBM, dan 6.127 perpustakaan desa, ditambah sebanyak 21.995 perpustakaan sekolah.

Tidak hanya untuk meningkatkan TGM, komunitas dan pegiat literasi juga akan dlibatkan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Terutama perkembangan teknologi, yang perlu direspon dengan keterampilan literasi digital.

“Dengan adanya taman baca kita yang jumlahnya banyak, ini menjadi salah satu potensi. Di samping lagi, kita memiliki komunitas yang sangat luar biasa. Ini menjadi salah satu jawaban untuk tantangan yang ada,” ungkap Nawal.

Lebih lanjut, Ketua TP PKK Jateng ini menegaskan, pemahaman tentang literasi perlu diubah. Literasi tidak sebatas membaca dan menulis buku, tetapi setiap proses yang melibatkan transfer informasi dan pengetahuan.

“Literasi sebenarnya tidak hanya membaca dan menulis buku, tapi bagaimana proses literasi ini adalah menyerap informasi, mengolah informasi, untuk menjadikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan kita,” beber dia.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan 24 Jam bagi Pengungsi Tanah Gerak Brebes

Istri Wakil Gubernur Jateng ini mengatakan, salah satu problem serius yang dihadapi, adalah anak-anak di era sekarang belum selesai dengan literasi baca tulis, namun sudah dihadapkan dengan disrupsi teknologi.

Menjawab tantangan itu, pihaknya mendorong keterampilan literasi digital ditanamkan sejak dini di bangku sekolah. Di sisi lain, berbagai koleksi buku digital milik Perpustakaan Nasional juga dapat diakses dan dimanfaatkan.

“Saya kira ini juga menjadi salah satu hal yang kemudian harus disosialisasikan. Ayo kita baca buku lewat digital,” tandas Nawal.

Penguatan literasi dengan meningkatkan budaya membaca, selaras dengan program Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Khususnya,dalam pengembangan potensi generasi muda, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pegiat literasi dari Lembaga Seni dan Budaya Muslimin (Lesbumi) PCNU Kendal, Muslichin menilai, kehadiran Bunda Literasi diharapkan dapat menginspirasi dan menggugah kesadaran masyarakat, tentang pentingnya budaya membaca.

“Dengan kedatangan beliau ini yang menjadi figur penting, untuk memajukan kembali kesadaran membaca di kalangan anak muda, ibu ibu, petani, dan sebagainya,” kata dia.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru