Nawal Yasin: Literasi Kunci Cetak Generasi Tangguh di Era Digital

- Reporter

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Penguatan gerakan literasi menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tangguh, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.

Hal tersebut disampaikan Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menghadiri kegiatan Penguatan Gerakan Literasi Digital Perpustakaan: “Digital Cerdas-Gemar Membaca”, yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah di GOR Jetayu, Kota Pekalongan, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, peningkatan literasi digital harus menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Sebab, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.

“Penguatan literasi digital menjadi salah satu program prioritas di Dinas Arpus. Kami meminta komitmen bersama untuk meningkatkan literasi di Jawa Tengah,” ujar istri Wagub Jateng tersebut.

Dia menjelaskan, gerakan literasi perlu diperkuat hingga tingkat akar rumput, dengan melibatkan Bunda Literasi di 35 kabupaten/kota. Pasalnya, Bunda Literasi memiliki peran strategis sebagai penggerak kegiatan literasi, edukator literasi, kolaborator literasi, serta motivator literasi.

Baca Juga :  Dicki Suandi Permana Raih Juara 3 Infografis Internasional di TIN FESTIVAL 2024

“Jadi literasi ini sesuatu hal yang penting untuk kami gerakkan dengan bunda-bunda literasi di 35 kabupaten/kota. Karena perannya sangat strategis, kita bisa masuk ke banyak komunitas dan membangun ekosistem,” ungkap Nawal.

Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, pihaknya mengintegrasikan gerakan literasi ke dalam berbagai program Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD. Langkah tersebut dilakukan agar literasi menjadi gerakan bersama yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Dia menekankan, penguatan literasi tidak boleh sekadar menjadi program seremonial atau hanya berorientasi pada penghargaan dan penilaian. Lebih dari itu, literasi harus tumbuh sebagai panggilan hati dan tanggung jawab moral, untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Baca Juga :  2.848 Mahasiswa Baru USM Dapat Suntikan Semangat dari Gubernur Ahmad Luthfi

“Ini diharapkan menjadi gerakan yang bukan hanya reward dan punishment, tapi panggilan hati, panggilan nurani,” tegas Nawal yang juga Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu dan Bunda PAUD Jawa Tengah.

Menurutnya, ilmu pengetahuan ialah salah satu sumber kemuliaan manusia. Karena itu, gerakan literasi harus dilandasi semangat berbagi ilmu pengetahuan, demi menciptakan perubahan positif bagi generasi masa depan.

Nawal menekankan, keberhasilan program literasi tidak hanya diukur dari tingginya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi, tetapi juga dari kesadaran untuk mengamalkan dan menyebarkan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain.

“Gerakan literasi adalah tanggung jawab hati nurani kita. Bagaimana kita bisa berbagi untuk memberikan perubahan kepada generasi-generasi kita di masa depan,” tandas Nawal.***

Berita Terkait

Ratusan Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Lolos Kuliah ke China, Mesir, dan Yaman
Sekolah Rusak Parah di Grobogan Dapat Bantuan Revitalisasi, Dana Cair Agustus
Jawa Tengah Siap Luncurkan Modul PAUD EMAS, PAUD Berbasis Masyarakat dengan Keunikan Kearifan Lokal
Wagub Taj Yasin Perluas Kerja Sama Jateng-Malaka Terkait Pendidikan dan Pesantren
Sekolah Gratis Jadi Harapan Baru Anak-anak Keluarga Prasejahtera di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Siapkan Bantuan Pendidikan bagi 5.000 Anak Miskin Ekstrem
Pompa Semangat KKN Mahasiswa Unsoed, Wagub Taj Yasin Instruksikan Bantuan Pendampingan Pengelolaan Sampah
Mengabdi Tanpa Henti, Gus Yasin Sebut Prof Erfan Teladan Akademisi dan Ulama

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:11 WIB

Ratusan Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Lolos Kuliah ke China, Mesir, dan Yaman

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rusak Parah di Grobogan Dapat Bantuan Revitalisasi, Dana Cair Agustus

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jawa Tengah Siap Luncurkan Modul PAUD EMAS, PAUD Berbasis Masyarakat dengan Keunikan Kearifan Lokal

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Wagub Taj Yasin Perluas Kerja Sama Jateng-Malaka Terkait Pendidikan dan Pesantren

Senin, 13 Juli 2026 - 14:24 WIB

Sekolah Gratis Jadi Harapan Baru Anak-anak Keluarga Prasejahtera di Jawa Tengah

Berita Terbaru