Ngopi di Angkringan, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Petani Karanganyar

- Reporter

Kamis, 9 April 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGANYAR – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memilih cara tak biasa untuk menyerap aspirasi petani: kongko santai di angkringan. Di sela kunjungan ke Embung Alastuwo, Desa Wonolepo, Rabu (8/4/2026), obrolan ringan sambil ngopi justru membuka berbagai persoalan krusial sektor pertanian, dari irigasi bocor hingga gagal panen, yang langsung direspons dengan solusi konkret.

Di bawah terik matahari Tasikmadu, suasana warung sederhana di sekitar Embung Alastuwo berubah menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan petani. Tanpa sekat formalitas, Ahmad Luthfi duduk bersama petani, ditemani Bupati Karanganyar Rober Christanto, menikmati kopi dan makanan ringan.

Pendekatan santai itu membuat para petani leluasa menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi. Mulai dari kerusakan jaringan irigasi tersier dan sekunder, kebutuhan alat mesin pertanian seperti traktor dan pompa air, hingga dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen.

“Mpun, sak niki permasalahane jenengan napa? (Sudah, sekarang permasalahannya Anda apa?) Ini mumpung ada Gubernur sama Bupati,” ujar Ahmad Luthfi membuka ruang diskusi.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Tinjau Longsor Cilacap, Minta Masyarakat Hindari Lereng Rawan

Keluhan pun mengalir tanpa hambatan. Petani menyebut banyak saluran irigasi mengalami kebocoran sehingga distribusi air tidak maksimal, terutama saat musim kemarau. Di sisi lain, musim tanam pertama justru diwarnai kelebihan air yang berdampak pada gagal panen hingga 30 persen.

Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi memastikan pemerintah provinsi tidak tinggal diam. Ia mengungkapkan, Pemprov Jawa Tengah telah menyiapkan bantuan senilai sekitar Rp 4,1 miliar untuk Kabupaten Karanganyar yang akan disalurkan pada Juni 2026.

Bantuan tersebut mencakup perbaikan jaringan irigasi tersier, pengadaan traktor, mesin pengering padi, benih jagung dan tebu, serta dukungan untuk komoditas tembakau dan cengkeh.

“Sudah dianggarkan, nanti bulan Juni diberikan bantuan sekitar Rp 4,1 miliar. Distribusinya melalui bupati,” tegas Gubernur yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), tersebut.

Selain itu, Ahmad Luthfi juga memastikan ketersediaan pupuk dalam kondisi aman. Ia mendorong petani untuk memanfaatkan program bantuan pompa air dengan pendataan melalui pemerintah desa dan kabupaten.

Baca Juga :  Tangkal Hoaks, Gubernur Luthfi Minta Media Perkuat Fungsi Penjernih Informasi

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemprov Jateng juga menyiapkan skema perlindungan bagi petani melalui asuransi pertanian. Petani yang mengalami gagal panen diminta segera mengajukan klaim agar dapat ditindaklanjuti bersama pihak Jasindo.

“Kalau ada puso atau gagal panen, ajukan asuransi. Nanti kami bantu teruskan,” ujarnya.

Menurut Gubernur, pada 2026 pemerintah provinsi memang memprioritaskan swasembada pangan. Karena itu, seluruh aspek penunjang, mulai dari infrastruktur hingga perlindungan petani, diperkuat secara simultan.

Perwakilan petani dari Gapoktan Sumber Rejeki, Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, mengapresiasi pendekatan yang dilakukan gubernur. Menurutnya, komunikasi langsung dan santai seperti ini membuat petani merasa didengar.

“Bagus, memperhatikan masyarakat kecil, terutama petani. Kalau petani diperhatikan, hasilnya optimal,” ujarnya.

Pendekatan “ngopi sambil menyerap aspirasi” ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang sederhana justru mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.*

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru