Wagub Taj Yasin Tinjau Longsor Cilacap, Minta Masyarakat Hindari Lereng Rawan

- Reporter

Minggu, 16 November 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Bencana longsor di Majenang Cilacap membuat Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) prihatin. Pulang ibadah umroh, Gus Yasin, panggilan akrabnya langsung meluncur lokasi membersamai Gubernur Jateng Ahmad Luthfi untuk cek lokasi. Melihat langsung kondisi lapangan untuk mencari solusinya.

“Saya atas nama pribadi mengucapkan bela sungkawa kepada masyarakat atas musibah ini, terkhusus yang terdampak secara langsung atau keluarga yang anggota keluarganya juga terdampak,” kata Gus Yasin, di lokasi longsor, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu, 16 Nopember 2025.

Dari pantauanya di lapangan, Gus Yasin mengakui memang harus kerja keras untuk mencari beberapa korban yang masih tertimbun.

“Kita tidak tahu, tertimbunya dimana, kawan-kawan Basarnas, BNPB, BPBD dan masyarakat saat ini sedang mencari. Kita do’akan segera ketemu,”imbuhnya.

Baca Juga :  Anggota DPR Muh Haris Dorong MBG Jangkau Lebih Banyak Penerima

Dari kajian tim di lapangan, Wagub juga mencatat masih ada rekahan (gerakan) tanah di bagian atas lokasi longsor, yang memungkinkan longsor susulan. Karena itu pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak melihat lokasi dari atas.

“Sebaiknya masyarakat melihat lokasi bencana dari bawah, jangan dari atas. Sebaiknya jalan menuju ke atas distop saja karena masih ada gerakan tenah di atas yang bahaya,” katanya.

Ia juga meminta kepada petugas lapangan untuk memberikan batas yang jelas untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Instruksi Taj Yasin tersebut bukan tanpa alasan. Sebab di sekitar lokasi titik longsor tersebut masih cukup rawan. Apalagi proses pencarian korban hilang masih berlangsung intensif dengan menggunakan alat berat.

Areal atas lereng atau tebing bekas longsor tersebut masih ada beberapa retakan, pecahan, atau sigaran tanah. Sehingga berbahaya kalau sampai masyarakat duduk atau berdiri di titik tersebut.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Berbaur Saat Salat Id, Serukan Persatuan dan Optimisme Jateng

“Itu memang masih ada pergerakan-pergerakan, artinya ini masih potensinya masih. Maka saya ingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati. Kalau bisa sih jangan sampai ke atas ya,” jelasnya.

Instruksi serupa juga sempat disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi. Ia menginstruksikan kepada kepala desa dan camat berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk mengevakuasi masyarakat yang masih bertahan di sekitar lokasi longsor. Gubernur juga datang langsung memberi bantuan. Menginstruksikan rekayasa cuaca supaya pencarian korban tidak terganggu hujan. Hingga Minggu (16 Nopember 2025), korban ditemukan meninggal 13 orang dan masih dicari 10 orang.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru