Pemprov Jateng Gelar Simulasi DRP, Sekda Minta OPD Tingkatkan Kesiapsiagaan Siber

- Reporter

Rabu, 26 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta peserta simulasi Disaster Recovery Plan (DRP) Data Center Provinsi Jawa Tengah, agar serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan DRP. Ini dikarenakan gangguan dan ancaman dalam dunia teknologi informasi tidak mengenal ruang dan waktu.

Hal itu disampaikan Sekda, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, dalam Simulasi DRP, di Data Center Kominfo, Komplek BPSDMD Srondol, Rabu, 26 November 2025. Simulasi ini diikuti oleh petugas pengelola siber sejumlah OPD di Pemprov Jateng.

“Kita memahami gangguan, ancaman, di semua lini itu ada. Kalau gangguan secara fisik saja, kita ada safety briefing. Butuh simulasi supaya tidak bingung dan tidak gaduh,” tegas Sekda.

Baca Juga :  Hari Pahlawan 2025: Sekda Jateng Minta Gen Z Jauhi Bullying dan Rawat Toleransi

Simulasi untuk mengatasi gangguan pada sistem siber, kata Sumarno, bertujuan supaya langkah yang dilakukan menjadi terpadu. Terlebih, dalam sistem informasi, gangguan dan ancaman tidak terlihat dan tidak mengenal waktu.

“Ke depan kalau ada kejadian tidak muncul lagi piya piye, langkahnya adalah respon cepat, bagaimana menghentikan, bagaimana merecovery. Kalau tanpa simulasi, tentu saja kita gagap,” ujar Sumarno.

Dicontohkan, pada simulasi kebencanaan fisik, ada perintah berkumpul di satu titik. Setelah itu mengikuti arahan bergerak kemana. Dalam teknologi informasi pun sama, respon cepat juga harus dilakukan secara terpadu.

“Saya harap teman-teman mengikuti simulasi ini dengan sungguh-sungguh. Harapannya, tidak terjadi gangguan, kalaupun ada, langkah tanggap cepat sudah bisa dilaksanakan,” pungkas Sumarno.

Baca Juga :  Hunian Layak untuk Sukri: Program RTLH Jateng Wujudkan Impian Rumah Baru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi mengatakan, DRP merupakan rangkaian kebijakan, prosedur, dan tindakan teknis yang terencana untuk memulihkan sistem, data, dan infrastruktur IT setelah insiden besar seperti bencana alam, serangan, atau kegagalan sistem. Simulasi DRP diselenggarakan sebagai bagian dari pemenuhan sertifikasi ISO pengelolaan data center.

Selama satu tahun sekali, jelas Agung, diselenggarakan DRP terutama untuk OPD yang memiliki data kritis, misalnya Dinas Pendidikan untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), atau data-data penting pada Bappeda.

“Pada OPD dengan data kritis, kita lakukan simulasi sehingga jika ada ancaman serius tidak mengganggu data yang terhimpun,” ujarnya.*

Berita Terkait

Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting
Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi
Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas
MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya
Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah
Nawal Yasin: Peran Fatayat NU Krusial Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Dua Embarkasi Disiapkan, Jemaah Haji Jateng Mulai Berangkat 22 April
Dari Mijen ke Genuk, Gus Yasin Naik Motor Hadiri Halalbihalal Warga

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:34 WIB

Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Senin, 20 April 2026 - 19:50 WIB

Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas

Senin, 20 April 2026 - 16:01 WIB

MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya

Senin, 20 April 2026 - 12:10 WIB

Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah

Berita Terbaru

Pendidikan

Nabigh Tampil di Sibobo, Gus Yasin Bangga Lihat Keberanian Anak

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:05 WIB