Produk Kerajinan Jawa Tengah Siap Serbu Pasar Dekranas Expo Makassar

- Reporter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah mengirimkan 12 peserta dalam HUT ke- 46 Dekranas, di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, 9-12 Juli 2026. Paviliun Jawa Tengah akan menampilkan beragam produk unggulan dari kabupaten/ kota se-Jateng.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin mengatakan, paviliun Jawa Tengah akan menjadi pusat promosi berbagai produk kerajinan unggulan daerah.

“Dari 12 stan ini akan menjadi satu sentral, menjadi Paviliun Jawa Tengah. Di sini nanti ada keterwakilan produk dari 35 kabupaten/ kota, termasuk hadir juga dari BI, Bank Jateng, dan 10 Dekranasda kabupaten/ kota,” ujar Nawal, seusai Rapat Koordinasi Acara Rangkaian HUT Dekranas, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, keikutsertaan dalam expo tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM dan pengrajin, untuk memperluas akses pasar. Sejumlah daerah akan membawa produk andalan masing-masing, seperti batik dari Sragen, hingga bordir dari Kudus.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Apresiasi Indofood Gelar Mudik Gratis bagi Mitra Warmindo

“Potensi-potensi ini kita kurasi. Yang belum terakomodir tadi juga saya minta untuk diakomodir, seperti sepatu rajut dari Magelang, yang menurut saya layak dibawa ke Makassar,” katanya.

Nawal optimistis expo tersebut mampu membuka pasar baru bagi pengrajin Jawa Tengah, sesuai semangat Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakilnya Wagub Taj Yasin. Namun, dia mengingatkan tantangan yang kerap muncul setelah permintaan meningkat, yakni menjaga kualitas dan kuantitas produk.

“Semakin banyak pesanan, kadang pengrajin tidak mampu memenuhi kuantitas. Ini yang harus didampingi setelah expo,” ungkap Nawal.

Selain itu, Dekranasda Jateng bersama Bank Indonesia akan melakukan monitoring terhadap transaksi dan tindak lanjut hubungan dengan pembeli, agar tercipta pelanggan tetap bagi para pengrajin.

Baca Juga :  Rawa Pening Masuk Peta Strategis Kerja Sama Lingkungan Jateng–Jepang

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, daya beli masyarakat di ajang seperti ini cukup tinggi, sehingga produk UMKM Jawa Tengah kerap habis terjual. Tercatat, total penjualan pada ajang serupa pada 2025 lalu mencapai Rp926.738.490.

“Kesempatan ini jangan disia-siakan. Biasanya kita pulang barang sudah habis, karena daya beli di sana tinggi,” ujarnya.

Nawal juga mengapresiasi komitmen kabupaten/ kota yang memilih bergabung dalam Paviliun Dekranasda Jawa Tengah, meski memiliki potensi untuk membuka stan mandiri.

“Ini bentuk keguyuban Jawa Tengah. Produk-produk kabupaten/kota kita luar biasa dan sebenarnya sangat mungkin untuk tampil sendiri,” bebernya.

Adapun konsep paviliun mengusung tema “Kampung Joglo”. Nantinya, masing-masing stan juga akan menyuguhkan kudapan atau minuman khas daerah.***

Berita Terkait

Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Perkuat Pasokan SPHP dan Minyakita di Pasar-pasar
Presiden Panen Udang Kebumen, Luthfi Sebut Peluang Ekonomi Pesisir Terbuka
Produk Kerajinan Jawa Tengah Siap Serbu Pasar Dekranas Expo Makassar
Jateng Bidik Investor Tiongkok untuk Proyek Sampah Jadi Listrik
LPS: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Terjaga Meski Tekanan Global Meningkat
Adi Soemarmo Siapkan VIP Room Modern untuk Tamu VVIP hingga Umrah
BRI Perluas Jaringan BRILink Agen, Gandeng Komunitas SRC di Jawa Tengah
BRI Tegaskan Semua Pengajuan KUR Diproses Langsung oleh Petugas Resmi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:11 WIB

Jelang Idul Adha, Bulog Semarang Perkuat Pasokan SPHP dan Minyakita di Pasar-pasar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:31 WIB

Presiden Panen Udang Kebumen, Luthfi Sebut Peluang Ekonomi Pesisir Terbuka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:22 WIB

Produk Kerajinan Jawa Tengah Siap Serbu Pasar Dekranas Expo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

Produk Kerajinan Jawa Tengah Siap Serbu Pasar Dekranas Expo Makassar

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:34 WIB

LPS: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Terjaga Meski Tekanan Global Meningkat

Berita Terbaru