Psikotes 35 Calon Komisioner KI Jateng Jadi Bekal Tahap Wawancara

- Reporter

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah periode 2027–2031 memasuki tahap psikotes. Pemprov Jateng yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, kerjasama Undip Semarang melakukan tahapan psikotes.

Sebanyak 35 calon mengikuti psikotes di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip), Kamis (22/10/2026). Tes tersebut bertujuan memetakan potensi, kompetensi, dan gaya kepemimpinan para calon.

Ketua Tim Seleksi (Timsel) KI Jateng Dhoni Widianto mengatakan, tahapan psikotes dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Komisi Informasi Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota Komisi Informasi. Hasil tes psikologi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan tim seleksi, dalam tahap wawancara pada 28–29 Oktober 2026.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Tegaskan Prioritas Program 2026 Tetap Jalan Meski Dana Berkurang

Menurutnya, psikotes bukan merupakan tahapan yang menggugurkan calon. Namun, hasilnya dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik dan potensi kepemimpinan masing-masing calon komisioner.

“Kalau nanti terpilih, lima orang anggota komisioner KI putusannya kolektif-kolegial. Di situ dibutuhkan kerja sama yang baik antara satu dengan yang lain,” ujarnya, saat memberikan sambutan.

Dhoni menambahkan, tim seleksi serius menjalankan setiap tahapan, untuk menghasilkan calon komisioner yang berkualitas. Karena itu, tim seleksi menggandeng lembaga profesional, Jasa Psikologi (JAPSI) Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip), dalam penyelenggaraan psikotes.

Baca Juga :  Sekda Jateng Dorong Kesadaran Pelestarian Alam dan Budaya di Boyolali

“Tantangan bagi komisioner KI yang terpilih adalah, bagaimana menjadikan badan publik lebih transparan dan akuntabel dalam tata kelola informasi publik, sesuai dengan undang-undang keterbukaan informasi publik,” tegasnya.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Fakultas Psikologi Undip, Kartika Sari Dewi mengatakan, para calon komisioner mengikuti dua rangkaian kegiatan, yakni psikotes dan dinamika kelompok.

“Psikotes ini dapat memperlihatkan profil, potensi, dan kompetensi serta aspek positif dari peserta. Hasilnya, akan menjadi bahan pertimbangan bagi tim seleksi dalam memilih calon anggota Komisi Informasi,” pungkas Kartika.*

Berita Terkait

Gus Yasin Dukung Football Santri Jadi Ajang Lahirnya Pesepak Bola Berkarakter
Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Kemajuan Bangsa
Taj Yasin: Santri Harus Hadir Membawa Manfaat bagi Lingkungan Sekitar
Penghapusan Kredit Dinilai Salah Sasaran, Dika Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Penggugat
Ahmad Luthfi Dorong Santri Ambil Peran dalam Perjuangan Mensejahterakan Rakyat
Tiket Pembukaan Ludes, Porprov Jateng 2026 Diharapkan Dongkrak Ekonomi Lokal
Taj Yasin Apresiasi Kolaborasi Santri Mantu, 62 Pasangan Sah Menikah
Bukan Sekadar Tanggul, Hybrid Sea Wall di Demak Disiapkan untuk Pulihkan Daratan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Gus Yasin Dukung Football Santri Jadi Ajang Lahirnya Pesepak Bola Berkarakter

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Psikotes 35 Calon Komisioner KI Jateng Jadi Bekal Tahap Wawancara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Kemajuan Bangsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Taj Yasin: Santri Harus Hadir Membawa Manfaat bagi Lingkungan Sekitar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Penghapusan Kredit Dinilai Salah Sasaran, Dika Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Penggugat

Berita Terbaru