Resmi Diluncurkan, SPPG Miroto Semarang Mulai Bagikan MBG untuk Tekan Stunting

- Reporter

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Dapur umum Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Miroto resmi diluncurkan di Kelurahan Miroto, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (1/2/2026).

Melalui Yayasan Rahayu Pelita Jaya, SPPG tersebut mulai melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program Presiden Prabowo Subianto.

Dengan peresmian ini, SPPG Miroto resmi beroperasi dan mulai mendistribusikan paket MBG kepada penerima manfaat. Pada tahap awal operasional, MBG dibagikan kepada anak sekolah, khususnya 861 siswa SMPN 36 Semarang.

Ke depan, jumlah penerima manfaat akan terus bertambah secara bertahap dengan menargetkan sebanyak 3.000 paket MBG bagi anak sekolah serta kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Program ini diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat sekaligus mencegah permasalahan stunting sejak dini. Selain itu, SPPG Miroto juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

Saat ini, operasional dapur didukung oleh 36 tenaga yang terdiri dari tenaga profesional dan masyarakat setempat. Targetnya, ada 47 tenaga yang mendukung operasinal dapur SPPG tersebut.

Baca Juga :  Belum Final, Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jateng Masih Tahap Kajian

Perwakilan Yayasan Rahayu Pelita Jaya, Alamanda Paksiana Pudyawati, mengatakan pendirian SPPG merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan sarana pelayanan gizi berbasis kebutuhan masyarakat. Program MBG ialah investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi emas 2045.

“Pendirian SPPG ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan sarana pelayanan gizi yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, demi mendukung pengembangan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa operasional dapur SPPG Miroto ini telah sesuai standar operasional prosedur Badan Gizi Nasional (BGN).

“Selain menjaga higienitas, kualitas bahan baku juga menjadi perhatian utama. Kami juga melakukan seleksi ketat terhadap para pemasok,” ungkap Alma.

Kepala SPPG Miroto, Sa’ya Rosyada Al Firdaus menyampaikan, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program MBG. Pihaknya memastikan menu MBG sesuai standar gizi, keamanan pangan, kebersihan, serta tata kelola SPPG yang akuntabel dan transparan.

Baca Juga :  Program Kecamatan Berdaya Diperkuat Lewat Kapulaga dan Bangga Kencana

“Dukungan pemerintah, tenaga profesional, dan partisipasi masyarakat menjadi kekuatan penting dalam pelayanan MBG yang berorientasi pada generasi sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati, mengapresiasi pendirian SPPG Miroto. Dia menekankan, tata kelola dapur harus berpedoman pada standar agar tidak terjadi kasus keracunan atau zero accident seperti di beberapa daerah.

Dia berpesan kepada pegawai SPPG untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Lebih lanjut, DPRD juga akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.

“Kami sebagai legislatif akan ikut memantau pelaksanaan MBG. Nantinya juga akan melibatkan dinas terkait, mulai dari proses pembuatan makanan hingga distribusi kepada penerima manfaat,” ungkapnya.

Diharapkan, keberadaan SPPG Miroto mampu memberikan pelayanan gizi yang optimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas di masa depan.***

Berita Terkait

Ratusan Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Lolos Kuliah ke China, Mesir, dan Yaman
Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Sekolah Rusak Parah di Grobogan Dapat Bantuan Revitalisasi, Dana Cair Agustus
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:11 WIB

Ratusan Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Lolos Kuliah ke China, Mesir, dan Yaman

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Berita Terbaru