Sambut Digitalisasi, PKK Jawa Tengah Bintek SIM PKK dan Ajari Kader Cara Menulis Berita

- Reporter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen, melalui PKK terus menyambut era digitalisasi. Diantaranya dengan membuat platform digital berupa SIM PKK (Sistem Informasi Manajemen PKK) Provinsi Jawa Tengah. Platform yang berisi integrasi data PKK Jawa Tengah dan informasi berita kegiatan PKK.

Untuk memahamkan manfaat dan teknis penggunaan SIM PKK tersebur, TP PKK Jawa Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader PKK seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ketua I Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Jawa Tengah, Indah Sumarno, mewakili Ketua PKK Jateng, Hj. Nawal Arafah Yasin, yang membuka acara ini mengatakan, data bukan hanya kumpulan angka. Tetapi merupakan bukti kerja nyata, cermin pengabdian, dasar pengambilan keputusan, dan penggerak perubahan menuju Jawa Tengah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

“Tata kelola organisasi yang baik tidak lagi cukup hanya didukung oleh semangat pengabdian, tetapi juga harus ditopang oleh sistem yang mampu menghasilkan data yang cepat, akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Indah, saat membuka Bimbingan Teknis SIM PKK Jawa Tengah, di Aula Kantor PKK setempat, Senin (10/8/2026).

Dia menyampaikan, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara bekerja, berkomunikasi, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Organisasi PKK sebagai mitra strategis pemerintah, juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Menurutnya pengembangan SIM PKK Jawa Tengah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang modern, efektif, dan berbasis data. Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah pun menggandeng TP PKK Kabupaten/ Kota, untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan SIM tersebut.

Baca Juga :  Masak Cap Cay di Fiesta Fest, Sekda Sumarno Ajak Warga Jaga Gizi Seimbang

“Melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK Jawa Tengah, kita ingin membangun ekosistem data PKK yang mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat, perkembangan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan yang lebih cepat, tepat, dan terukur,” ujar Indah.

Ditambahkan, keberhasilan SIM PKK bukan ditentukan oleh kecanggihan teknologinya, melainkan oleh komitmen semua pihak, termasuk dukungan TP PKK Kabupaten/ Kota. Untuk itu, Indah mengajak seluruh pengurus TP PKK Provinsi maupun Kabupaten/Kota, agar membangun budaya kerja baru, yaitu budaya kerja berbasis data.

Dia berharap, seluruh peserta Bimbingan Teknis nantinya menjadi pelopor implementasi SIM PKK, di daerah masing-masing.

“Mari kita jadikan pendataan sebagai bagian dari pengabdian. Mari kita jadikan pelaporan sebagai bentuk akuntabilitas. Mari kita jadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Inilah esensi dari Satu Data PKK Jateng,” kata istri Sekda Provinsi Jawa Tengah ini.

Pranata Komputer dari Dinas Komunikasi, Informasi, dan Digital (Diskomdigi) Jateng, Heru Kurniawan, memaparkan, SIM PKK dapat diakses melalui berbagai perangkat. Baik, personal komputer, laptop, gawai. Fitur-fitur yang ada dalam SIM PKK pun beragam, dari profil, program, data, pedoman dan regulasi, cerita hari ini, video, hingga jadwal kegiatan.

Baca Juga :  Mobilitas Nataru Diprediksi 8,7 Juta Orang, Arus Lalu Lintas Jateng Masih Stabil

Sekretaris III TP PKK Jateng, Ully Fitriarti Manik, mengajak seluruh pengurus TP PKK Kabupaten/ Kota untuk berkontribusi dalam SIM PKK. Tidak hanya menyangkut data, tapi juga pemberitaan kegiatan yang dilakukan.

Menulis Berita Mudah

Untuk mengisi SIM PKK, khususnya yang berisi berita kegiatan, PKK juga mengajari kader PKK se Jateng cara menulis yang diisi Staf Ahli TP PKK Jawa Tengah, Bejan Syahidan.

Ia mengajarkan cara menulis berita dan mengambil foto kegiatan. Menurutnya, semua orang bisa menulis berita.

“Menulis berita mudah. Tapi, harus banyak berlatih. Tidak bisa hanya mempelajari teori,” terang Bejan.

Dia memaparkan, berita harus memuat 5W, 1H, yakni what (apa yang terjadi), who (siapa yang terlibat), when (kapan terjadi), where (di mana terjadi), why (mengapa kegiatan terjadi), dan how (bagaimana proses kejadiannya).

Untuk penulisan berita, imbuh Bejan, menggunakan rumus piramida terbalik. Informasi yang paling penting diletakkan paling atas.

Strukturnya, judul mencerminkan isi berita. Teras berita atau lead, pada alinea pertama, memuat informasi paling penting. Isi berita, menjelaskan kronologi, data, dan keterangan narasumber. Sementara, untuk penutup berisi harapan, tindak lanjut, atau informasi tambahan.

“Setelah bimtek ini, diharapkan semua bisa membuat berita. Kalau satu bulan ada satu kegiatan saja yang dipublikasikan, itu sudah cukup bagus,” tandasnya.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru