Speling Hadir di Pengungsian, Gubernur Luthfi Jamin Obat dan Logistik Warga

- Reporter

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURBALINGGA – Kesehatan warga terdampak bencana di Purbalingga dan Pemalang menjadi konsentrasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dokter Spesialis Keliling (Speling) diterjunkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan hingga pendampingan psikologis.

Gubernur menerjunkan dokter spesialis dan psikolog dari RSUD Prof Dr Margono Soekarjo. Pendampingan ini sangat diperlukan mengingat masih ada warga yang mengungsi karena rumah rusak dan tak bisa ditempati.

Psikolog RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Dita Septi Aryani, mengatakan, pihaknya memberikan layanan berupa pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam hingga pendampingan pertolongan pertama pada luka psikologis oleh psikolog bagi masyarakat dan anak-anak terdampak bencana.

“Layanan kesehatan Speling melakukan penanganan holistik berupa pemeriksaan dokter spesialis dan pendampingan psikologis,” kata Dita pada kegiatan yang digelar di Desa Serang Kabupaten Purbalingga.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Evaluasi Seluruh Tambang Demi Jaga Hutan dan Lingkungan

Pada momen tersebut, dokter spesialis melakukan pengecekan kesehatan satu per satu pada warga terdampak bencana. Sementara anak-anak mendapatkan pendampingan trauma healing usai bencana. Mereka diajak bernyanyi, bermain, melakukan yel-yel guna membangun rasa optimis.

Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif juga menyambangi lokasi pemeriksaan kesehatan tersebut pada Jumat 31 januari 2026. Ahmad Luthfi menekankan beberapa hal pada saat bertemu langsung dengan warga.

Pertama, pendidikan harus tetap berjalan. Jika belum bisa memungkinkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah maka guru bisa didatangkan di lokasi pengungsian.

Baca Juga :  Samsat Budiman dan Corporate Berkontribusi Rp19,363 Miliar pada Pajak Kendaraan Bermotor Jateng

“Bapak ibu, putranya harus tetap sekolah. Jika perlu guru didatangkan kesini,” tegas Luthfi.

Kedua, orang tua wajib mengawasi anak-anak. Setiap gejala sakit harus disampaikan ke dokter dan sesegera mungkin ditangani. Ia khawatir jika satu anak sakit maka akan menular dan anak-anak lain ikut sakit. Meskipun itu hanya penyakit batuk dan pilek. Sementara kebutuhan obat-obatan hingga bahan makanan pokok dijamin tercukupi.

Ketiga, pihaknya melakukan percepatan untuk pembangunan rumah hunian sementara dan tetap. Lantaran sebagian rumah warga rusak berat dan berada di wilayah rawan bencana.

“Saya dan bupati komitmen untuk memenuhi logistik. Termasuk hunian sementara dan tetap dilakukan percepatan,” tandasnya.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru