Sungai Sengkarang Pekalongan Meluap, Gus Yasin Perintahkan Peninggian Tanggul

- Reporter

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Aduan warga yang mengeluhkan banjir berkepanjangan di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, langsung direspons Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Setelah dihubungi salah seorang warga, Taj Yasin turun langsung ke lokasi dan memastikan pengerahan alat berat untuk penanganan darurat, khususnya peninggian tanggul dan normalisasi sungai.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengungkapkan laporan pertama ia terima saat berada di Pekalongan untuk menghadiri agenda lain.

Seorang warga kemudian menghubungkannya dengan empat kepala desa di Kecamatan Tirto, yakni Desa Mulyorejo, Tegaldowo, Karangjompo, dan Pacar.

Dari komunikasi tersebut, diketahui banjir telah menggenangi wilayah itu hingga 17 hari.

Menurut Gus Yasin, permintaan warga relatif sederhana, yakni keberadaan alat berat untuk meninggikan tanggul sungai.

Ia menilai langkah tersebut penting sebagai bagian dari normalisasi sungai sekaligus penguatan tanggul agar luapan air tidak terus berulang.

“Yang dibutuhkan sebenarnya tidak banyak, hanya alat berat untuk meninggikan tanggul. Ini bagian dari normalisasi sungai sekaligus membangun tanggul,” ujar Gus Yasin, usai meninjau Sungai Sengkarang di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu, 1 Februari 2026.

Baca Juga :  Sekda Jateng Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Sawah terhadap Ketahanan Pangan

Ia juga mengapresiasi kesadaran warga yang mulai memahami salah satu penyebab banjir berasal dari aktivitas di bantaran sungai.

Pemanfaatan bantaran secara tidak terkendali, kata dia, menyebabkan penurunan elevasi tepi sungai sehingga saat hujan deras, air mudah melimpas.

“Masyarakat sudah menyadari bahwa ini juga akibat aktivitas kita sendiri di bantaran sungai. Saat musim hujan, akhirnya melimpah dan menimbulkan banjir. Karena itu kami segera turunkan alat berat,” tegasnya.

Harmonis, warga Desa Tegaldowo, mengaku muncul inisiatif mengadu lantaran tahu Wagub Jateng sedang berkunjung ke Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an, Jetak Kidul, Wonopringo, Kabupaten Pekalongan.

“Telepon pertama tidak diangkat kemudian beliau menelepon balik,” katanya.

Menurutnya, tanggul sungai sudah lama membutuhkan peninggian, tetapi Pemda Pekalongan tak kunjung melakukannya.

“Untuk pemda sendiri kurang memperhatikan, mungkin karena masalah anggaran yang tidak mampu,” katanya.

Baca Juga :  Sekda Sumarno Dorong Masyarakat Tingkatkan Ibadah di Sepuluh Hari Akhir Ramadan

Kepala Desa Tegaldowo, Budi Junaidi, menjelaskan dampak banjir telah melumpuhkan aktivitas warga. Akses keluar-masuk desa terputus dan hanya bisa dilalui menggunakan perahu. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 90 sentimeter.

“Kami minta Sungai Sengkarang segera dinormalisasi, karena luapan airnya banyak berasal dari sana,” ujar Budi.

Sementara itu, relawan setempat, Muhammad Nizar, menyebut banjir dipicu kombinasi beberapa faktor. Selain hujan lokal, terdapat kiriman debit air besar dari wilayah selatan serta limpasan Sungai Sengkarang.

Kondisi rob di pesisir juga memperparah situasi karena menghambat pembuangan air ke laut.

Ia menambahkan, meskipun pompa banjir telah dioperasikan, kapasitasnya belum mampu mengimbangi besarnya volume air.

“Pompa jalan terus, tapi debit airnya terlalu besar. Jadi belum bisa mengatasi seratus persen,” ujarnya.

Relawan bersama warga telah membentuk posko dan memprioritaskan evakuasi kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak.

“Kelompok rentan kami evakuasi, sementara pemuda bertahan untuk menjaga rumah,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru