Tingkatkan Kualitas Pembelajaran dengan Motode Mendongeng

- Reporter

Selasa, 1 Juli 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Para guru diharapkan mampu menyesuaikan metode pengajarannya, agar lebih relevan dan efektif di era digital. Pasalnya, tantangan pendidikan anak semakin kompleks, seiring dengan perkembangan teknologi.

Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, saat membuka workshop peningkatan kualitas pembelajaran dengan metode mendongeng yang diselenggarakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Kendal, di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Senin (30/6/2025). Menurutnya, pendekatan kreatif dalam proses belajar mengajar melalui metode mendongeng, membuat pembelajaran menjadi unik dan tentunya menarik bagi anak didiknya.

“Kemajuan teknologi akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak, maka dari itu kita harus mengubah cara mendidik kita terhadap anak-anak, supaya kita lebih mudah mengarahkan mereka ke arah yang lebih baik,” tambah Bupati Kendal.

Baca Juga :  BPD Harus Bertransformasi, Luthfi Tekankan Peran Strategis Lewat KUR Mikro

Sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi pendidikan, lanjut bupati, pihaknya terus memberikan dorongan terhadap kegiatan-kegiatan yang memajukan mutu pembelajaran anak usia dini.

Ketua PD Himpaudi Kabupaten Kendal, Indah Sulistiyorini menyampaikan, workshop tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam pengembangan media pembelajaran, yang menyenangkan dan sesuai dengan zaman.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan media-media pembelajaran yang menyenangkan bagi pendidik PAUD, karena di era digitalisasi seperti ini anak-anak sudah akrab dengan gadget,” kata Indah.

Baca Juga :  HLM Jawa Tengah 2025: Sinergi TPID, TP2DD dan KERIS Jateng dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Indah juga menekankan pentingnya menciptakan ruang interaksi, yang membangun tumbuh kembang anak secara holistik.

“Kita semua yang ada di sini bertanggung jawab untuk menyediakan ruang interaksi, yang mendidik dan membangun tumbuh kembang anak,” ungkapnya.

Melalui pendekatan dongeng, Indah menilai, anak-anak dapat belajar lebih dari sekadar materi akademik.

Senada, Kepala Bidang Pendidikan Formal dan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Jati menyampaikan, dengan metode mendongeng membuat pembelajaran menjadi menyenangkan.

“Dengan cara itu, maka anak dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat membentuk kreativitas,” ujar Jati.

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru