Popda Jateng 2026 Jadi Ajang Cetak Bibit Unggul dan Generasi Juara

- Reporter

Selasa, 1 September 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mulai beradu kemampuan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2026. Bukan sekadar mengejar medali, ajang yang berlangsung 1-6 September 2026 itu menjadi panggung pembentukan karakter sekaligus penjaringan calon atlet masa depan Jawa Tengah.

Ribuan atlet tersebut terdiri atas 1.647 atlet tingkat SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Mereka didampingi 1.210 pelatih dan 334 ofisial untuk berlaga pada 23 cabang olahraga dengan 522 nomor pertandingan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, Popda menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Dari ajang inilah, para atlet pelajar dipersiapkan untuk naik ke level yang lebih tinggi hingga mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional.

“Popda merupakan dasar untuk kita nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingan,” kata Ahmad Luthfi seusai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pembinaan olahraga tidak boleh hanya berorientasi pada capaian medali. Lebih jauh, olahraga harus menjadi ruang untuk membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, sportivitas, dan mental juang.

Baca Juga :  Sekda Jateng Buka Baveti 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kesehatan Atlet Veteran

Karena itu, Ahmad Luthfi meminta seluruh atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, hingga wasit menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme selama kompetisi.

“Jadi kita didik dari kecil bahwa olahraga adalah kebutuhan dasar serta style atau gaya hidup anak-anak muda sehingga ke depan memiliki karakter terkait disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung,” tegas pria yang memimpin Jateng duet Wagub Taj Yasin itu.

Ia juga mengingatkan, setiap atlet yang berlaga membawa nama daerah masing-masing. Namun, seluruh kontingen pada akhirnya merupakan bagian dari satu keluarga besar Jawa Tengah.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Popda Jateng 2026, “Tingkatkan Tradisi Prestasi”. Popda diharapkan tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga memperkuat tradisi pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Jawa Tengah.

Capaian Jawa Tengah pada Popnas 2025 menjadi salah satu pijakan. Saat itu, kontingen Jateng mampu finis di peringkat kedua. Popda 2026 pun menjadi momentum untuk menyiapkan regenerasi atlet sekaligus menjaga kesinambungan prestasi tersebut menuju Popnas 2027.

Baca Juga :  Sekda Sumarno Kagum Rute Kebumen Geopark Trail Run 2026: Melihat Laut Sambil Trail Run Itu Luar Biasa

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, mengatakan, jumlah peserta Popda tahun ini menjadi yang terbesar. Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya animo sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di masing-masing daerah.

“Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional,” ujarnya.

Bagi para atlet, Popda bukan sekadar agenda tahunan. Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil latihan sekaligus mengejar target prestasi.

Dua atlet panjat tebing asal Kabupaten Blora, Yuniar dan Inasya, misalnya, datang dengan target membidik medali emas. Pada Popda tahun sebelumnya, keduanya harus puas membawa pulang medali perak.

“Persiapan sudah dari kemarin-kemarin karena sekalian persiapan untuk Porprov. Jadi ini buat try out juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas,” ujar keduanya.

Dengan ribuan atlet yang turun bertanding, Popda Jateng 2026 menjadi gambaran besar proses regenerasi olahraga di Jawa Tengah. Dari arena pertandingan inilah, prestasi diburu, mental ditempa, dan calon-calon juara masa depan mulai disiapkan.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Tekankan Sportivitas dan Target Prestasi Atlet Jateng di Porprov 2026
Gunung Slamet Jadi Wadah Uji Ketangguhan Atlet Trail Run Jateng dalam Persiapan Menuju PON 2028
Pemprov Jaten Dorong Slamet Trail Run 2026 Pulihkan Wisata Guci Tegal
Atlet Takraw Jateng Bawa Empat Medali dari Asian Games 2026
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Taj Yasin: Sepak Bola Indonesia Bangkit
Taj Yasin: Porprov Jateng XVII Momentum Cetak Bibit Atlet Menuju PON
Ribuan Warga Padati Gubernuran Jateng, Kemenangan Garuda Disambut Meriah
Haornas 2026, Taj Yasin Dorong Jateng Perkuat Ekosistem Sport Industry dan Sport Tourism

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Ahmad Luthfi Tekankan Sportivitas dan Target Prestasi Atlet Jateng di Porprov 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Gunung Slamet Jadi Wadah Uji Ketangguhan Atlet Trail Run Jateng dalam Persiapan Menuju PON 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Pemprov Jaten Dorong Slamet Trail Run 2026 Pulihkan Wisata Guci Tegal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Atlet Takraw Jateng Bawa Empat Medali dari Asian Games 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Taj Yasin: Sepak Bola Indonesia Bangkit

Berita Terbaru