Wagub Taj Yasin Ajak Santri Bangun Pondasi Kepemimpinan Sejak di Pesantren

- Reporter

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Puluhan santri Ma’had Tahfidzul Quran Isy Karima IMTAQ Shighor Program Khusus Kabupaten Karanganyar, mengunjungi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen untuk belajar tentang kepemimpinan.

Para santri itu ditemui langsung di Wisma Perdamaian Semarang pada Rabu, 16 September 2026. Pada pertemuan itu, para santri berdialog langsung kepada Taj Yasin untuk menanyakan berbagai hal tentang kepemimpinan.

Salah seorang santri, Taufik bertanya bagaimana caranya membentuk jiwa kepemimpinan setelah berada di luar pondok pesantren.

Menanggapi hal itu, Taj Yasin menyampaikan, proses membentuk karakter kepemimpinan tidak bisa diraih secara instan. Melainkan melalui perjalanan panjang serta pondasi spiritual yang kuat.

“Menjadi pemimpin itu ada tahapannya. Seperti teladan Nabi Muhammad SAW maupun Imam Syafi’i, semua melalui proses belajar, mengamalkan ilmu, hingga riyadhah. Di usia adik-adik santri saat inilah pondasi itu dibangun,” ujar tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Baca Juga :  Taj Yasin Beri Tali Asih untuk Santri Penghafal Al-Qur’an Usia Belia di Pati

Ia menambahkan, kunci utama bagi seorang santri agar mampu menjadi pemimpin yang tangguh di masa depan adalah keistiqomahan dalam beribadah dan menjaga nilai-nilai kebaikan.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin merespon pertanyaan mengenai kesiapan lulusan pesantren dalam bersaing di era global serta tantangan pembangunan di Jawa Tengah.

Gus Yasin kembali menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen mendukung akses pendidikan bagi para santri. Salah satunya melalui alokasi program beasiswa tingkat perguruan tinggi hingga Ma’had Aly.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi beasiswa untuk lulusan pesantren, baik yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, swasta, maupun Ma’had Aly yang setara S1. Kita ingin santri tidak hanya matang secara ilmu agama, tetapi juga siap bersaing secara akademis dan global,” tegas Wagub yang memimpin Jawa Tengah bersama gubernur Ahmad Luthfi. .

Selain itu, Pemprov Jateng juga terus menyalurkan insentif kepeda ribuan pengajar agama di wilayah Jawa Tengah. Hal ini bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendidik karakter generasi muda.

Baca Juga :  Mengabdi Tanpa Henti, Gus Yasin Sebut Prof Erfan Teladan Akademisi dan Ulama

Kepala Unit Ma’had Tahfidzul Quran Isy Karima IMTAQ Shighor Program Khusus, Tri Musthofa mengatakan, pihaknya sengaja mengajak para santri untuk mendatangi tempat-tempat yang berkaitan langsung dengan ilmu yang sedang dipelajari.

“Belajar tidak hanya di kelas. Mereka harus mengembara. Mereka harus pergi ke tempat di mana ilmu itu berasal, sehingga para santri bisa melihat ilmu teraplikasikan dan mendapatkan ilmu secara langsung,” jelasnya.

Kunjungan ke pusat pemerintahan Provinsi Jawa Tengah tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran bagi para santri.

“Kami berharap para santri mendapatkan arahan, nasihat, dan wejangan. Mereka merupakan penerus generasi bangsa dan dengan kemampuan-kemampuan yang ada, kami berharap mereka bisa bermanfaat untuk agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.***

Berita Terkait

Pemprov Jateng Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah sebagai Sekolah Adiwiyata 2026
Sekda Jateng Sumarno Usulkan Sekolah Rakyat Berlanjut ke Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi
Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih Hafiz-Hafizah Tanpa Proses Berbelit
Pemprov Jateng-Undip Dorong Kesadaran Relasi untuk Cegah Kekerasan Seksual
Taj Yasin Tekankan Hafalan Al-Qur’an Harus Diwujudkan dalam Perilaku
Mahasiswa NTT Terdampak Bencana Dapat Bantuan, Ahmad Luthfi Siapkan UKT dan Kos
Taj Yasin Beri Tali Asih untuk Santri Penghafal Al-Qur’an Usia Belia di Pati
Pemprov Jateng Jajaki Kolaborasi ACI untuk Perluas Beasiswa Pendidikan Santri

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:05 WIB

Pemprov Jateng Tetapkan 52 Sekolah dan Madrasah sebagai Sekolah Adiwiyata 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:58 WIB

Wagub Taj Yasin Ajak Santri Bangun Pondasi Kepemimpinan Sejak di Pesantren

Selasa, 15 September 2026 - 16:51 WIB

Sekda Jateng Sumarno Usulkan Sekolah Rakyat Berlanjut ke Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Tali Asih Hafiz-Hafizah Tanpa Proses Berbelit

Kamis, 10 September 2026 - 11:13 WIB

Pemprov Jateng-Undip Dorong Kesadaran Relasi untuk Cegah Kekerasan Seksual

Berita Terbaru