Pemkab Semarang Sediakan Rp5 Miliar Pinjaman Modal UMKM

- Reporter

Senin, 9 Desember 2024 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungaran – Pemerintah Kabupaten Semarang terus berkomitmen untuk mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Salah satunya, dengan menyediakan dana pinjaman khusus, yang dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM.

Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, pada pengundian hadiah Tamades PT BPR BKK Ungaran, di pendapa rumah dinas bupati setempat, Sabtu (7/12/2024). Menurutnya, para pelaku UMKM dapat mengambil pinjaman berbunga rendah, yakni 5 persen per tahun itu. Diharapkan, usaha mereka akan lebih meningkat dan terhindar dari jeratan rentenir.

“Kita sediakan dana pinjaman berbunga rendah tanpa agunan, senilai Rp5 miliar di PT BPR BKK Ungaran,” ungkap bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengimbau jajaran manajemen PT BPR BKK, untuk mengoptimalkan penyaluran pinjaman khusus itu.

Baca Juga :  Jateng Genjot Ekonomi Syariah, Siap Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia mengingatkan, jajaran direksi BPR BKK Ungaran, untuk memegang teguh fungsinya sebagai lembaga intermediasi. Sehingga, peran menjalin kerja sama yang baik dengan pelaku UMKM harus terus dilaksanakan.

Dikatakan, inovasi pelayanan diperlukan untuk mempertahankan kepercayaan dan loyalitas nasabah, karena saat ini banyak lembaga kompetitor. Dia juga mengajak warga, untuk mewaspadai penipuan berkedok pinjaman online, yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, bertransaksi di lembaga perbankan berbadan hukum akan menjamin keamanan uang nasabah.

“Salah satunya adalah PT BPR BKK Ungaran, yang 51 persen modalnya dari Pemprov Jateng dan 49 persen dari Pemkab Semarang. Jadi dijamin aman,” terangnya.

Baca Juga :  PAP Jateng Sumbang 0,19 Persen terhadap PAD, Realisasi Capai Rp15,56 Miliar

Direktur Utama PT BPR BKK Ungaran, Budi Santosa menyampaikan, sampai November 2024, pihaknya telah menyalurkan kredit atau pinjaman kepada masyarakat senilai Rp344 miliar, dengan nasabah lebih dari 3.500 orang. Dari jumlah itu, lebih dari separuh atau 76 persen adalah nasabah pelaku UMKM, dengan kredit produktif.

“Penyaluran kredit ini menunjukkan bahwa fungsi intermediasi masih berjalan baik,” tandasnya.

Modal sendiri PT BPR BKK, lanjutnya, meningkat Rp7 miliar dibandingkan tahun lalu, menjadi Rp54 miliar. Laba tahun berjalan sampai November 2024 tercatat Rp9,68 miliar. Sedangkan total aset yang dimiliki mencapai Rp435 miliar. Kondisi ini menjadikannya sebagai Badan Perkreditan Rakyat (BPR) dengan aset terbesar di Kabupaten Semarang.

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru