Polisi Ungkap Bisikan Misterius Remaja Bunuh Ayah dan Neneknya di Jaksel

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polisi mengungkap remaja berinisial MAS (14), pelaku pembunuhan ayah dan neneknya di rumah kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, mengaku mendengar bisikan sebelum melakukan perbuatannya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengatakan sebelum melakukan pembunuhan tersebut kondisi MAS pada malam itu dihantui rasa gelisah.

“Ketika dia gelisah, dia bilang ‘terlalu banyak beban orang tua, yaudah biar saya yang mengambil alih. Biar papa mama masuk surga’. Setelah itu, dia lakukan pembunuhan,” ungkap Ade Rahmat Idnal kepada wartawan, Senin (9/12/2024).

Baca Juga :  Kemenko Polkam–Bakom RI Perkuat Koordinasi Komunikasi Kebijakan Strategis

Lebih lanjut Ade Rahmat menjelaskan, anak MAS mengaku hanya sekali mendengar bisikan tersebut. “Iya (bisikan) pada malam itu saja, langsung eksekusi,” ujarnya.

Kendati begitu, Ade Rahmat tak merinci beban hidup dimaksud itu berkaitan kondisi ekonomi orangtuanya atau bagaimana. Adapun saat ini, polisi telah memeriksa ibu anak MAS, AP salah satunya untuk menggali motif kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap remaja berinisial MAS (14) mengaku sempat mendapat bisikan misterius sebelum melakukan pembunuhan terhadap ayah dan neneknya di rumah kawasan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

“Ya, interogasi awalnya dia merasa dia tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dia, meresakan dia seperti itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung usai olah TKP, Sabtu (30/11/2024).

Kendati begitu, Gogo menjelaskan pihaknya masih mendalami motif MAS tega melakukan pembunuhan tersebut. Menurut dia, pengakuan pelaku sebelum membunuh orang tuanya itu masih sangat awal.

“Ini masih kita dalami, ini kan masih awal sekali, ini keterangan awal dari kami ya,” ucapnya.

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru