Pemprov Jateng Raih Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2024

- Reporter

Jumat, 13 Desember 2024 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil mendapatkan penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2024, kategori pelayanan publik dengan fiskal tinggi.

Penghargaan tersebut diterima Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2024, di Ballroom Hotel JW Marriot, Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI dengan Tempo Media Group itu, melalui berbagai tahapan panjang. Sebelum acara penghargaan diberikan, penyelenggara melakukan penilaian dan penjurian terhadap kinerja pemerintah daerah. Penjurian itu dilakukan setelah melewati berbagai tahap penyeleksian dari data-data Kemendagri dan Bappenas, serta survei kepuasan masyarakat ke beberapa daerah.

Alhamdulillah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan kategori Pelayanan Publik dengan Fiskal Tinggi,” kata Nana, seusai acara.

Penghargaan tersebut diberikan karena Provinsi Jawa Tengah memiliki kemandirian fiskal tinggi pada 2024, sehingga mampu membiayai berbagi kebutuhan, termasuk kebutuhan pelayanan publik. Sebab, dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), persentase pendapatan asli daerahnya lebih tinggi dibandingkan dana transfer yang bersumber dari APBN.

Baca Juga :  14 Wajib Pajak Terbesar Jepara Terima Penghargaan

“Penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi bagi kami, untuk terus meningkatkan kinerja. Khususnya, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan pelayanan baik, kesejahteraan masyarakat diharapkan akan mampu lebih baik,” beber Nana.

Ditambshkan, terkait pelayanan publik, Provinsi Jawa Tengah sudah memiliki 879 Unit Pelayanan Publik (UPP). Sebanyak 97% dari jumlah itu atau 854 UPP sudah menetapkan Standar, Pelayanan Publik (SPP). Sementara Mal Pelayanan Publik sudah mencapai 35 unit, yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Komitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang dinamis, terangnya, juga terus dilakukan. Peningkatan pelayanan publik didukung dengan digitalisasi atau sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

“Sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik, efektif, dan efisien. Juga memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan, serta mudah dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Akselerasi Integrasi Layanan Primer, Jateng Libatkan Kader Posyandu dan PKK

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, penilaian dalam penghargaan tersebut menggunakan metodologi kuantitatif dan kualitatif, serta berdasarkan data sekunder dan survei lapangan.

“Jadi cara penilaiannya dapat dipertanggungjawabkan secara scientific. Saya lihat mereka yang mendapatkan penghargaan ini memang orang-orang yang layak,” katanya.

Kapasitas fiskal ini, lanjut Tito, merupakan kekuatan daerah berdasarkan pendapatan asli daerah (PAD) dibandingkan dengan dana transfer pusat. Ketika PAD lebih tinggi, pembiayaan kebutuhannya lebih banyak dari PAD daripada dana transfer.

“Jadi bisa kuat, bisa membuat program apa saja. Meskipun terjadi goncangan dari penerimaan negara yang kurang maksimal, ia (daerah) masih bisa bertahan,” jelasnya.

Tito berharap penghargaan itu dapat memotivasi pemerintah daerah, agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.*

Berita Terkait

Jateng Nomor Satu Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Usulkan Speling Jadi Model Nasional
Taj Yasin Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer di Jateng
BI dan Pemprov Jateng Dorong Ekonomi Konsumsi Lewat Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemprov Jateng Apresiasi Penghafal Kitab Suci Tanpa Bedakan Asal Daerah
Bersama SGN, Gus Yasin Dekatkan Pemeriksaan Dokter Spesialis ke Warga Desa
DPRD Nilai Rembug Pembangunan Perkuat Sinergi Selatan dan Utara Jateng
Program Speling Jateng Bergerak Cepat, TBC dan Stunting Diburu hingga Pelosok
Dinas Sosial Kota Semarang Apresiasi Rumah Anak Surga, Siap Beri Dukungan Nyata

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:47 WIB

Jateng Nomor Satu Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Usulkan Speling Jadi Model Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB

Taj Yasin Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer di Jateng

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:03 WIB

BI dan Pemprov Jateng Dorong Ekonomi Konsumsi Lewat Rupiah Borobudur Playon 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 05:36 WIB

Pemprov Jateng Apresiasi Penghafal Kitab Suci Tanpa Bedakan Asal Daerah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:12 WIB

Bersama SGN, Gus Yasin Dekatkan Pemeriksaan Dokter Spesialis ke Warga Desa

Berita Terbaru