Pemprov Jateng Luluskan 73 Penerima Beasiswa Pesantren Obah, 15 Kuliah ke Luar Negeri

- Reporter

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Setelah melakukan seleksi akademik dan tahap akhir wawancara, 73 peserta dinyatakan lolos beasiswa santri dan pengasuh pesantren, program “Pesantren Obah” Jawa Tengah 2026.

Nama-nama mereka diumumkan Senin (3 Agustus 2026), melalui akun sosial media official LFSP Jateng, www.jatengprov.go.id, dan aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni). LFSP adalah Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren, yang dibentuk Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), untuk mengadakan seleksi beasiswa santri dan pengasuh pesantren.

Ketua LFSP Provinsi Jawa Tengah, Prof Dr KH Hasyim Muhammad,M.Ag, mengatakan, sejak dibuka tahun 2025 lalu, ada 942 santri dan pengasuh pesantren di Jawa Tengah yang mendaftar. Lalu dilakukan seleksi akademik dan wawancara. Dengan materi wawancara kemampuan baca kitab kuning, hafalan Quran, kepesantrenan, dan wawancara kebangsaan.

“Setelah disaring, dari 942 pendaftar, yang lolos 73 orang. Semuanya santri dan pengasuh pesantren, karena beasiswa ini khusus untuk mereka, nama-namanya sudah kita umumkan tanggal 3 Agustus 2026,” katanya, Senin (3 Agustus 2026).

Baca Juga :  Vita Ervina Perluas Edukasi Program MBG sebagai Upaya Penguatan SDM

Dia tambahkan, dari 73 orang itu, 15 orang lolos beasiswa luar negeri (S1), dan 58 orang lolos beasiswa dalam negeri (S1, S2, S3). Untuk beasiswa luar negeri ada yang ke China, Al Azhar Mesir, dan Al Ahqof Yaman.

Dengan rincian S1 Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat 6 orang, S1 Pertanian 1 orang, S1 Saintek 9 orang, S1 ke Islaman 11 orang. Lalu S2 bidang humaniora 2 orang, S2 bidang ke Islaman 16 orang, dan S3 bidang ke Islaman 13 orang.

Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam UIN Walisongo Semarang ini, menambahkan, untuk penerima beasiswa luar negeri akan diberikan biaya kuliah, biaya visa, biaya hidup, asuransi kesehatan, dan bantuan tiket pesawat PP. Untuk dalam negeri diberi beasiswa berupa bantuan uang kuliah tunggal/UKT setiap semester. Bagi yang lolos diminta menghubungi WA LFSP 081180006330, untuk kepentingan koordinasi selanjutnya.

“Beasiswa akan dimulai pada semester ini, tergantung dari kalender akademik masing-masing perguruan tinggi, yang jelas kampusnya harus yang sudah MoU dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bunda PAUD Jateng Ajak Sekolah Kembangkan Pembelajaran Koding dan Robotik

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wagub Taj Yasin Maimoen mengatakan, penerima beasiswa yang lolos akan dikumpulkan untuk diberikan bimbingan teknis dan motivasi agar sungguh-sungguh untuk belajar.

“Alhamdulilah untuk program beasiwa santri dan pengasuh pesantren sudah selesai semua tahapanya. Perkiraan di pertengahan bulan ini (Agustus) mereka akan kita panggil, kita motivasi agar benar-benar konsen pendidikannya,” ucap Wagub usai menghadiri Rapat Koordinasi Buda PAUD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Senin (3 Agustus 2026), di Horizon Ultima Sentraland Simpanglima Semarang.

Dia tambahkan, untuk penerima beasiswa dalam negeri, meskipun kampus tempat mereka belajar tidak mewajibkan datang langsung, Wagub mendorong mereka tetap datang. Setelah lulus, para penerima beasiswa diwajibkan pulang ke pesantren masing-masing untuk mengamalkan ilmunya.

Karena ini program perdana, wagub akan mengawal dan terus melakukan evaluasi. Jika hasilnya bagus tahun depan bisa dibuka lagi.

Asal tahu, beasiswa pesantren ini adalah resliasasi dari program Pesantren Obah, satu dari 11 program prioritas janji kampanye Luthfi-Yasin. Dikhususkan untuk santri dan pengasuh pesantren di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng
Hadapi Kasus Perundungan, Taj Yasin Ajak Santri dan Kampus Bersinergi Cari Solusi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru