Hadapi Kemarau dan Banjir, Gus Yasin Dorong Kampus Lahirkan Solusi Berbasis Ekoteologi

- Reporter

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi Islam dalam merawat integritas, meneguhkan nilai kemanusiaan, serta berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan lingkungan dan sosial.

Hal itu disampaikanya saat menghadiri Peringatan Dies Natalis ke-60 UIN Sunan Kudus, sekaligus agenda National Lecture, yang diselenggarakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Kudus pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengapresiasi langkah UIN Sunan Kudus mengusung gerakan berbasis lingkungan di lingkungan akademis, melalui ekoteologi.

Menurutnya, gerakan ekoteologi sangat relevan dengan kondisi geografis dan tantangan iklim yang dihadapi Kabupaten Kudus saat ini. Mengingat ancaman kemarau panjang yang sudah mulai berdampak pada masyarakat, kolaborasi nyata antara pemerintah dan akademisi menjadi sangat krusial.

Baca Juga :  Taj Yasin Tekankan Hafalan Al-Qur’an Harus Diwujudkan dalam Perilaku

“Kita sambut bagus. Saat ini kemarau panjang di Kabupaten Kudus tadi sudah ada dua desa yang kekeringan, lalu nanti musim penghujan biasanya dampak kebencanaan banjir juga ada. Maka, kita harus kolaborasi dengan kampus-kampus itu, mengajak bagaimana anak-anak kampus, bagaimana civitas akademika ini memiliki terobosan, penemuan, dan inovasi yang bisa kita pakai,” tegasnya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dema UIN Sunan Kudus, Ahmad Thoyib Setyansah, mengaku sangat bangga atas apresiasi dan ajakan kolaborasi langsung dari Wagub Jateng. Dia menjelaskan, tema yang diangkat dalam National Lecture adalah, Merawat Integritas, Meneguhkan Kemanusiaan: Refleksi Harlah UIN Sunan Kudus dalam Membangun Bangsa.

Adapun konsep ekoteologi, lanjutnya, merupakan dorongan dari Kementerian Agama (Kemenag) yang kemudian disambut positif oleh pihak kampus maupun mahasiswa. Ke depan, komitmen ini akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, mulai dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) hingga program kemahasiswaan lainnya.

Baca Juga :  Program MBG Jateng Capai 6,3 Juta Orang, Wapres dan Gubernur Pantau Langsung

“Dari program kita dari mahasiswa ataupun kampus bangga tentang program-program dari Gus Yasin. Ke depan Dema dan pihak kampus akan melaksanakan program-program yang berfokus pada eko-teologi, baik melalui KKN, PPHK, dan kegiatan lainnya,” ungkap Thoyib.

Ia menambahkan, inti dari gerakan eko-teologi ini adalah memadukan pemahaman nilai-nilai keagamaan Islam dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Selain Gus Yasin, National Lecture juga menghadirkan sejumlah pembicara. Antara lain Wakil Menteri HAM RI Mugiyanto, Rektor UIN Kudus Prof Dr Abdurrohman Kasdi, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, serta sejumlah pembicara lainnya.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru