Kinerja Ekspor-Impor Jateng Surplus pada November 2024

- Reporter

Senin, 16 Desember 2024 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan luar negeri Jawa Tengah pada November 2024, surplus 3,69 juta dolar AS. Menurut Kepala BPS Jateng, Endang Tri Wahyuningsih, kondisi itu merupakan kali kedua setelah Agustus 2024.
Endang menyebut nilai ekspor Jawa Tengah pada November 2024 sebesar 962,90 juta dolar AS. Secara tahunan atau Year on Year (YoY) kinerja ekspor Jateng naik 9,54 persen. Sementara itu, impor barang pada November tercatat 959,21 juta dolar AS.
Ia menjelaskan, tiga negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada November 2024 meliputi Amerika Serikat dengan nilai 371,25 juta dolar AS, disusul Jepang 75,75 juta dolar AS, dan Tiongkok 71,97 juta dolar AS.
Adapun, komoditas yang diperdagangkan ke tiga negara tersebut meliputi, pakaian dan aksesorisnya rajutan dannon rajutan, barang dari kulit, untuk pasar Amerika Serikat. Pangsa pasar Jepang ada mesin dan perlengkapan elektrik, kayu dan barang dari kayu. Sementara, pasar Tiongkok meliputi ikan, krustasea dan moluska, alas kaki, serta kayu dan barang dari kayu.
“Neraca perdagangan Jawa Tengah pada November 2024, Alhamdulillah kita surplus 3,69 juta dolar AS. Surplus ini juga kita alami pada Agustus tahun yang sama” ujarnya, pada rilis daring, Senin (16/12/2024).
Endang menambahkan surplus perdagangan luar negeri, terutama komoditas nonmigas. Ada tiga barang yang menyumbang yakni, pakaian dan aksesoris rajutan, pakaian dan aksesoris rajutan, serta alas kaki
Baca Juga :  Jateng Genjot Ekonomi Digital Lewat 1.000 Desa Wisata dan Kreator Konten

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru