Pj Gubernur Jateng Undang BPK untuk Kuatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

- Reporter

Selasa, 24 Desember 2024 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), guna memberikan penguatan kepada aparaturnya mengenai tata kelola dan akuntabilitas keuangan daerah, di lingkungan kerjanya.

 

“Kami mengundang Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, untuk memberikan arahan ataupun edukasi,” kata Nana saat acara Penguatan Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Daerah, dalam rangka evaluasi atas pertanggungjawaban APBD 2024 dan persiapan pelaksanaan APBD tahun 2025 Provinsi Jawa Tengah, di kantor gubernur, Senin (23/12/2024).

 

Ditambahkan, tata kelola dan akuntabilitas keuangan daerah yang baik menjadi kunci keberhasilan pembangunan Jawa Tengah. Kegiatan tersebut juga untuk memastikan, pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari APBD dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Polda Metro Ungkap Ria Beauty Ditangkap Saat Tangani Tujuh Pasien

 

“Pengelolaan keuangan merupakan suatu kewajiban, yang harus dilakukan oleh aparatur pemerintah,” jelas Pj gubenur.

 

Dia membeberkan, berdasarkan hasil telaah Semester I 2024 melalui Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut (SIPTL) BPK RI, status penyelesaian tindak lanjut Pemerintah Provinsi JawaTengah telah mencapai 93,1 persen. Ini sudah melampaui target kinerja sebesar 83 persen. Rinciannya, status tindak lanjut sesuai sebesar 91,1 persen, dan yang tidak dapat ditindaklanjuti sebesar 2 persen.

Baca Juga :  Malaysian Technical Standard Forum Bhd Melakukan Kunjungan ke Telkomsel

 

Nana meminta kepada aparaturnya agar disiplin, teliti, efisien, dan efektif, dalam pelaksanaan APBD 2025. Selain itu, penyerapan belanja daerahnya juga harus sesuai prioritas, dan fokus pada hasil.

 

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Karyadi mengatakan, penyelesaian tindak lanjut atas temuan pemeriksaan BPK di Jawa Tengah, sudah melebihi target nasional.

 

“Temuan yang ada cukup kecil dan jumlahnya sedikit. Mudah ditindaklanjuti karena sudah konkret,” ucapnya.

Berita Terkait

Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Pemprov Siapkan Perbaikan
Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat
11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026
Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang
Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Sementara Siap 3 Hari
Kasus Atap Gedung Pemkab Brebes Ambruk, Ahmad Luthfi Awasi Penyelidikan Kepolisian

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:14 WIB

Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Pemprov Siapkan Perbaikan

Minggu, 19 April 2026 - 12:31 WIB

Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:43 WIB

Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:11 WIB

11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026

Berita Terbaru