21 Desa di Rembang Jadi Sasaran Prioritas Percepatan Penurunan Stunting

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang telah menetapkan 21 desa di sembilan kecamatan, sebagai prioritas percepatan penurunan stunting pada 2025. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Rembang Nomor 400/161/1798/2024, yang ditandatangani pada 13 September 2024.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo menyampaikan, ada beberapa alasan utama yang mendasari dipilihnya 21 desa tersebut. Meliputi, banyaknya kasus stunting, prevalensi stunting, dan jumlah keluarga berisiko stunting (KRS).

Baca Juga :  Jateng Perluas Perlindungan Sosial dan Ekonomi bagi Pekerja Informal

“Untuk dasar pendukungnya, antara lain keberadaan layanan kesehatan, keberadaan air minum yang layak, dan keberadaan sanitasi yang layak,” jelas Prapto, saat dihubungi, Senin (6/1/2025).

Prapto menyebutkan, untuk anggaran pencegahan dan penurunan stunting di 21 desa itu bersumber dari dana desa di masing-masing wilayah. Hal itu sesuai dengan arah kebijakan penggunaan dana desa 2025.

“Di samping itu, juga dari anggaran OPD terkait intervensi spesifik dan sensitif, serta koordinasi seperti monitoring dan evaluasi (monev) dan lain-lain. Jadi, OPD dengan kegiatannya sendiri ditujukan untuk pengentasan stunting,” ucapnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Ingatkan Bahaya Hoaks, Masyarakat Diminta Rajin Cek Fakta

Daftar desa yang menjadi prioritas percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rembang pada 2025, Desa Pasedan (Kecamatan Bulu), Gunungmulyo dan Sumbermulyo (Kecamatan Sarang), Gesikan (Kecamatan Sedan), Karangharjo, Seren (Kecamatan Sulang), Sendangagung (Kecamatan Kaliori), Pacar, Turusgede, Pandean, Weton, Pulo, Sumberjo, Kabongan Kidul (Kecamatan Rembang), Warugunung (Kecamatan Pancur), Kragan, Tegalmulyo, Sumurtawang (Kecamatan Kragan), Jolotundo, Dorokandang, dan Gedongmulyo (Kecamatan Lasem).

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru