Bawaslu Sukoharjo Gelar Evaluasi Pemilu 2024

- Reporter

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKOHARJO – Menguatnya peran media sosial dalam Pemilu 2024 mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar rapat koordinasi dan evaluasi, bersama pegiat media sosial dan awak media. Pertemuan yang digelar di Hotel Tosan, Grogol, Sukoharjo, Senin (3/2/2025) ini, mengungkap sejumlah temuan krusial terkait penyebaran hoaks dan kampanye negatif di platform digital.

“Pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi pemilih mencapai 78,8 persen. Namun, pada Pemilu 2024, angka ini turun menjadi 74,3 persen. Penurunan ini sejalan dengan tren nasional,” ungkap Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki.

Baca Juga :  Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang

Dia menyatakan, secara umum pelaksanaan Pemilu di Sukoharjo berjalan kondusif dan tidak ada sengketa Pemilu yang mencuat. Namun, pihaknya menemukan beberapa catatan penting yang perlu dievaluasi.

“Kami menemukan adanya penyebaran hoaks dan kampanye negatif, yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap Pemilu. Selain itu, ada dugaan pelanggaran netralitas perangkat desa dan beberapa kendala teknis di TPS,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Teguh Irawan dari Lentera Semarang, mengungkapkan temuan mengkhawatirkan terkait praktik politik uang yang semakin masif.

“Fenomena money politics masih menjadi tantangan serius. Bahkan sekarang, pertanyaan pertama untuk calon legislatif maupun eksekutif bukan lagi tentang visi misi, melainkan kekuatan modal yang dimiliki,” ungkap Teguh.

Baca Juga :  Polisi Tes Urine Anak Bunuh Ayah-Neneknya di Jaksel, Hasilnya Negatif

Dari berbagai temuan tersebut, Bawaslu Sukoharjo menetapkan beberapa langkah strategis.

“Kami akan fokus pada peningkatan partisipasi pemilih, terutama di kalangan perantau dan pemilih muda. Penguatan literasi digital juga menjadi prioritas, untuk menangkal hoaks dan kampanye negatif,” tegas Rochmad.

Ditambahkan, seluruh hasil evaluasi akan dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, sebagai masukan untuk perbaikan pelaksanaan Pemilu mendatang.

Berita Terkait

Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat
11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026
Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang
Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Sementara Siap 3 Hari
Kasus Atap Gedung Pemkab Brebes Ambruk, Ahmad Luthfi Awasi Penyelidikan Kepolisian
DPW dan 13 DPC PPP Kalimantan Selatan Deklarasi Dukung Agus Suparmanto

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:31 WIB

Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:43 WIB

Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:11 WIB

11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Taj Yasin Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer di Jateng

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB