Rembang Targetkan Serapan Pupuk Bersubsidi Capai 100 Persen

- Reporter

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan serapan pupuk bersubsidi dapat mencapai 100 persen pada 2025.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, saat ditemui di kantornya, Senin (3/2/2025). Menurutnya, meski pada 2024 serapan pupuk belum maksimal, tahun ini diharapkan alokasi pupuk dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

Agus menyampaikan, alokasi pupuk bersubsidi untuk 2025 masih relatif sama dengan tahun sebelumnya. Rembang mendapatkan alokasi pupuk urea sekitar 28 ribu ton dan pupuk NPK sekitar 30 ribu ton.

Baca Juga :  1.173 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi PPPK Tahap II Kota Pekalongan

“Pupuk sudah bisa langsung transaksi. Alokasinya itu urea sekitar 28 ribu ton, untuk NPK-nya 30 ribu ton,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan 2024, lanjutnya, jumlah alokasi pupuk NPK tidak mengalami perubahan, sedangkan alokasi pupuk urea sedikit berkurang, yakni dari 30 ribu ton menjadi 28 ribu ton.

“Relatif sama angkanya, tidak meningkat. Untuk urea sedikit turun dari 30 ribu ton ke 28 ribu ton. Untuk NPK-nya sama,” tambahnya.

Dijelaskan, tingkat serapan pupuk pada 2024 belum mencapai 100 persen akibat minimnya ketersediaan air saat musim kemarau, yang berdampak pada penurunan minat tanam. Serapan pupuk urea hanya mencapai sekitar 86 persen, sementara pupuk NPK terserap sekitar 94 persen.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Diapresiasi, Jateng Terdepan Jalankan Program Gizi Anak

Untuk meningkatkan serapan pupuk bersubsidi tahun ini, pihaknya optimistis kondisi akan membaik seiring dengan ketersediaan air yang mencukupi. Sejumlah bantuan sumur telah diberikan kepada petani guna mendukung ketersediaan air.

“Otomatis ketika air tersedia, tanam bagus, pupuk akan terserap. Nanti kami akan MT2, kemarin sudah banyak bantuan sumur dan sebagainya. Semoga airnya tersedia, sehingga minat tanamnya meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru