Gubernur Ahmad Luthfi: Pariwisata Jadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi Jateng

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan jika sektor pariwisata menjadi salah satu daya ungkit pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Tak pelak, keberadaannya mampu menopang perekonomian masyarakat. Pariwisata adalah kekuatan yang tidak pernah mengalami resesi.

“Pariwisata akan terus berjalan seiring pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pariwisata satu-satunya sektor yang tak pernah mengenal istilah resesi. Mereka laku terus. Pariwisata akan terus berjalan seiring pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Gathering Golf Turnament HUT ke-62 Bank Jateng Tahun 2025 di Kota Semarang, pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia menyebut, wisata berbasis olahraga seperti event Karimunjawa International Skydiving Adventure (KISA) di Karimunjawa hingga Gathering Golf HUT ke-62 Bank Jateng ini, sebagai strategi riil dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Kegiatan KISA yang tengah berlangsung di Karimunjawa diikuti peserta dari berbagai negara. Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah semakin diperhitungkan di panggung internasional.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Tunjuk Ammy Amalia sebagai Plt Bupati Cilacap, Layanan Publik Jadi Prioritas

Di luar itu, Jawa Tengah juga memiliki 1.000 desa wisata yang sudah berjalan. Ke depan, pengembangan akan diarahkan ke kawasan aglomerasi seperti Borobudur, Kopeng, hingga Rawa Pening agar lebih efektif dan berdampak luas.

Pun demikian, pihaknya akan terus menggenjot infrastruktur di daerahnya agar bisa menunjung iklim pariwisata. Salah satunya adalah pengembangan bandara internasional Bandara Ahmad Yani Semarang dan bandara perintis yang ada di sejumlah daerah.

“Nantinya akan ada penerbangan langsung melalui bandara international dan bandara perintis. Maskapai Susi Air juga akan membuka rute penerbangan dari Bali–Yogyakarta–Karimunjawa, serta Karimunjawa–Semarang, dan Karimunjawa–Yogyakarta–Bali,” paparnya.

Dengan begitu, lanjut Luthfi, akses tersebut akan menambah kunjungan pariwisata maupun investasi di Jawa Tengah, baik domestik maupun internasional. Adapun yang lebih utama, lanjutnya, yakni peningkatan pariwisata lokal.

Baca Juga :  Warga Kudus Berdaya Lewat Dapur MBG

Terkait dengan kegiatan Gathering Golf HUT ke-62 Bank Jateng, kata Ahmad Luthfi, ini sebagai upaya mengembangkan sportainment di wilayahnya. Kegiatan ini diikuti lebih dari seratus peserta dari berbagai profesi, termasuk para pengusaha.

“Olahraga ini tidak mengenal batas usia dan waktu. Artinya, siapa pun bisa ikut, dari berbagai usia dan profesi,” sambungnya.

Ia menyebut acara ini juga menjadi ruang diskusi nonformal yang mempertemukan para pelaku ekonomi.
“Kita juga banyak melakukan brainstorming dan diskusi-diskusi kecil dengan para pelaku usaha, wirausaha, dan sebagainya. Dengan adanya event gathering golf ini, dunia usaha maupun perbankan di Jawa Tengah akan semakin mewarnai,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru