Cegah Erosi dan Banjir, Gus Yasin Tanam Durian dan Alpukat di Waduk Mrica Banjarnegara

- Reporter

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA – Pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab semua kalangan tanpa kecuali. Menjaga ekosistem dan edukasi masyarakat, salah satu tugas khalifah dalam merawat bumi.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam Penanaman Pohon Buah di Kawasan Waduk Jenderal Sudirman, Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, merasa prihatin dengan sedimentasi yang sangat tinggi di waduk yang juga dikenal dengan nama Waduk Mrica. Waduk yang dikelola oleh PT Indonesia Power ini dirancang beroperasi 50 tahun.

“Sekarang baru 31 tahun sedimentasinya sudah sangat tinggi,” ujar Gus Yasin.

Baca Juga :  Kasus Kaligawe Jadi Peringatan, Gubernur Minta Aparat Tanpa Kompromi

Melalui penanaman bibit buah di seputar kawasan waduk, diharapkan akan membantu mencegah erosi dan pengendali banjir. Menurutnya, manfaat waduk Mrica sangat besar karena merupakan sumber pasokan pembangkit listrik tenaga air untuk Jawa dan Bali.

“Saat ini energinya masih bertahan untuk pasokan listrik, namun jika sedimentasi terus menerus terjadi tentunya akan berpengaruh terhadap pasokan energi, melalui langkah penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat membantu mengatasi erosi, sekaligus memberikan nilai ekonomis kepada warga untuk pemanfaatan lahan di sekitar waduk,” kata Gus Yasin.

Adapun bibit buah yang ditanam adalah durian dan alpukat. Diharapkan, lahan yang berada di sekitar waduk dapat dimanfaatkan untuk masyarakat dan membawa dampak ekonomis terhadap warga.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Turun Tangan, Satgas Tambang Gunung Slamet Segera Dibentuk

Penanaman bibit buah juga diikuti oleh Bupati dan Forkopimda Banjarnegara. Ratusan santri dari Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Bawang. Para santri amat antusias saat menerima ucapan “Selamat Hari Santri” dari Gus Yasin.

Kepada para santri, Gus Yasin berpesan agar anak-anak pesantren mewujudkan khalifah fil ardhi, dengan menjaga bumi melalui ketahanan lingkungan.

“Saya sangat senang anak-anak pesantren saat ini, sebagaimana resolusi jihad, dengan menjaga lingkungan misalnya dengan menanam pohon, menjadi khalifah fil ardhi, yang menjaga bumi.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru