Rekayasa Cuaca Diperkuat, Dua Pesawat Tebar NaCL di Langit Pantura Jateng

- Reporter

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dalam beberapa hari terakhir, pesawat pembawa Natrium Klorida (NaCl) mondar mandir di langit Semarang dan sekitarnya. Sesuai instruksi Gubernur Ahmad Luthfi, pesawat ini menaburkan NaCl untuk memodifikasi cuaca menjadi cerah atau setidaknya mengurangi intensitas curah hujan.

Sekali berangkat, setidaknya ada 4 kru yang berada di pesawat tersebut. Kapten dan kru serta dua orang penabur. Sekali sterbang, pesawat bisa membawa 1.000 Kg NaCl.

Dalam sebuah video dari BPBD Jateng, sebelum lepas landas maka petugas memasukkan larutan garam tersebut masuk di badan pesawat. bahan yang dibungkus menggunakan puluhan atau bahkan bisa lebih karung berwarna putih itu kemudian ditata di dalam pesawat.

Baca Juga :  Gratis dan Langsung ke Desa, Healing Perkuat Produktivitas Peternak

Hasil modifikasi cuaca ini sangat dinantikan oleh warga terdampak banjir di Kota Semarang, kabupaten Demak, kendal hingga Pati. Lantaran dalam beberapa hari terakhir curah hujan tinggi.

Modifikasi cuaca ini merupakan instruksi Gubernur Ahmad Luthfi. Sejak 27 Oktober lalu ia sudah memerintahkan jajarannya untuk mengurangi intensitas hujan.

Hal itu langsung dilakukan oleh BPBD Jawa Tengah yang dikomandoi oleh Bergas C Penanggungan. Namun, satu pesawat ternyata tidak bisa “melawan” awan hujan yang sudah menggantung di langit Semarang dan sekitarnya.

“Rekayasa cuaca akan kita tambah satu pesawat. Awan ternyata berasal dari wilayah Solo,” kata Ahmad Luthfi. Dengan tambahan itu maka kini ada dua pesawat yang melakukan tugas modifikasi cuaca.

Baca Juga :  Berlari Sembari Dorong Kursi Roda Putranya, Ahmad Luthfi Tebarkan Semangat Inklusivitas di Soekarno Run 2026

Dengan begitu, harapannya bisa mengatasi bencana banjir yang terjadi di daerah Pantai Utara (Pantura) Jateng.

Menurut dia, penambahan pesawat OMC di wilayah Jateng diharapkan dapat mengurangi curah hujan ekstrem penyebab banjir di kawasan Semarang-Demak.

Ia menjelaskan bahwa OMC merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PU, BRIN, BMKG, BNPB, dan BPBD Jateng yang bertujuan menurunkan potensi hujan lebat di daerah rawan banjir, seperti Kaligawe, Genuk dan Sayung.*

Berita Terkait

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Berita Terbaru