Jateng Raih Berbagai Kategori Anugerah Data dan Teknologi Pendidikan 2025

- Reporter

Selasa, 16 Desember 2025 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mencatatkan prestasi nasional di bidang pendidikan. Provinsi ini memborong sejumlah penghargaan dalam Anugerah Data dan Teknologi Pendidikan 2025 berkat konsistensi pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Data dan Teknologi Informasi Pendidikan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin, 15 Desember 2025.

Dalam ajang tersebut, Jawa Tengah meraih berbagai kategori penghargaan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga satuan pendidikan. Beberapa di antaranya Hackathon Rumah Pendidikan 2025, Inovasi Pembelajaran, Pengembangan Kapasitas SDM Unggul, Pembelajaran Jarak Jauh Adaptif, serta Provinsi Terbaik dalam Pengimbasan dan Pemanfaatan Rumah Pendidikan.

Sebagai puncak capaian, Jawa Tengah juga dinobatkan sebagai salah satu Provinsi Terbaik dalam Pemanfaatan Data Pendidikan, kategori yang diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja optimal dalam pengelolaan, kelengkapan, dan pemanfaatan data pendidikan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja panjang para pegiat pendidikan dalam membangun kebijakan berbasis data.

Baca Juga :  40 Penghargaan Diraih Jateng, Pembangunan 2025 Bergerak Terarah dan Konsisten

“Jangan melihat nilai yang kami berikan, tetapi apresiasi tulus kepada para pejuang pendidikan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya membangun literasi data, mulai dari mencari, memverifikasi, hingga menganalisis data. Menurut dia, kebijakan pendidikan harus dibangun di atas data yang kuat dan valid agar tepat sasaran.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menambahkan, data merupakan kunci keberhasilan kebijakan pendidikan yang dampaknya bersifat jangka panjang. Karena itu, data pendidikan harus dianalisis dan digunakan secara tepat agar kebijakan selaras dengan masalah dan tantangan masing-masing daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya daerah dalam memanfaatkan data dan informasi pendidikan.

“Penggunaan data dan informasi pendidikan ini menjadi bagian penting untuk membangun pendidikan Jawa Tengah yang lebih baik,” kata Sumarno.

“Dengan apresiasi ini, tentu saja akan menjadi penyemangat teman-teman semua untuk lebih giat, dan tentu saja konsep pendidikan Jawa Tengah menjadi lebih baik lagi dan lebih unggul,” sambungnya.

Baca Juga :  SPPG di Jateng Serap 80 Persen Pekerja Lokal, Petani Ikut Terbantu

Menurut Sumarno, pendekatan berbasis data sangat krusial terutama dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dihadapkan pada persoalan zonasi dan kuota bagi masyarakat miskin.

“Problem-problem PPDB di Jawa Tengah sekarang sudah tidak begitu banyak komplain karena memang menggunakan basis data,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah menjadi satu-satunya lembaga pengembangan SDM daerah yang mendapatkan apresiasi dalam kategori pengembangan teknologi pembelajaran.

Kepala BPSDMD Jateng, Uswatun Khasanah menyatakan, transformasi pendidikan dan pelatihan melalui digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mengakselerasi peningkatan kapasitas sekitar 69.000 aparatur sipil negara di Jawa Tengah.

Ia menambahkan, kolaborasi dalam pengembangan teknologi pembelajaran telah menghasilkan dampak nyata dalam peningkatan kapasitas ASN.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi BPSDMD untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan SDM aparatur di Jawa Tengah,” tandasnya.*

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru