Sekda Tegaskan PAUD Adalah Hak Anak dalam Pendidikan, Pondasi Indonesia Emas 2045

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan. PAUD adalah upaya mengembangkan kecerdasan anak, dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat menyampaikan sambutan dalam Kampanye Anak Indonesia Hebat, di Gedung Budaya Kudus, Rabu, 17 Desember 2025.

Ratusan anak dari PAUD yang berasal dari Kabupaten Kudus dan sekitarnya, turut serta pada pencanangan Kampanye Anak Indonesia Hebat ini.

“Penyelenggaraan PAUD adalah wujud tanggung jawab kita semua utuk memastikan hak anak dalam tumbuh kembang, dan berpartisipasi melalui pendidikan,” kata Sumarno.

Sumarno hadir mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, selaku Pembina Pokja PAUD Jawa Tengah. Acara juga dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, dan Bunda PAUD Jawa Tengah Hj Nawal Arafah Yasin.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Hal itu selaras dengan visi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yakni, mewujudkan Jawa Tengah yang Maju dan Berkelanjutan Melalui Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Mengabdi 32 Tahun, Kusni Ingsih Raih Gelar Profesor di Bidang MSDM

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti mengamini apa yang disampaikan Sumarno, yakni penyelenggaraan PAUD adalah hak anak, dan penguatan pondasi dalam pendidikan anak Indonesia. Sekaligus, dalam rangka mewujudkan wajib belajar 13 tahun sebagaimana yang tengah disusun dalam RUU Sisdiknas.

“PAUD ini adalah pondasi, sebagaimana tadi disampaikan Pak Sekda bahwa pendidikan anak pada usia dini merupakan bagian dalam membangun logika anak agar memiliki semangat belajar yang lebih baik,” katanya.

Dia juga menegaskan, bahwa masih ada pemahaman yang kurang tepat di tengah masyarakat. Hal yang paling penting bagi kelompok usia dini adalah bermain.

Pada saat mengajarkan konsep dasar pengetahuan, lanjut Abdul Mu’ti, penyelenggarannya dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan. Sesuai dengan tingkat perkembangan anak-anak.

Baca Juga :  Taj Yasin: Akhlak dan Keimanan Jadi Benteng Anak Hadapi Tantangan Zaman

Dia juga mengajak anak-anak untuk bernyanyi Balonku dan Pelangi. Kepada para guru, Abdul Mu’ti mengatakan, lagu Balonku mengandung makna numerik, sekaligus konkret. Yakni, memperkenalkan hitungan sederhana, dan konkret melalui pengenalan warna.

“Kepada anak, sampaikanlah hal yang konkret, sesuatu yang bisa dia rasakan, bisa dia pegang, dan dilakukan dengan mudah,” tegasnya.

Abdul Mu’ti juga berpesan agar dalam pendidikan PAUD, anak-anak selalu diajarkan pada tiga hal dasar, yakni kebiasaan untuk minta izin, mengucapkan terima kasih, dan meminta maaf.

“Biasakan anak-anak kita dengan nilai akhlak yang bijak dan luhur dalam kegiatan sehari-hari, ” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan bantuan berupa Pojok Baca untuk 15 penyelenggara PAUD. Abdul Mu’ti juga membagikan sejumlah sepeda anak kepada para siswa PAUD yang berprestasi.

Sementara di sekitar lokasi kampanye, anak-anak juga berkesempatan memainkan berbagai permainan tradisional yang mengutamakan motorik dan fisik.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru