Pemprov Jateng Gandeng BGN Usut Dugaan Keracunan Program Makan Bergizi di Grobogan

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan penanganan cepat dan terkoordinasi atas dugaan keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Penelusuran penyebab kejadian tersebut kini dilakukan secara menyeluruh oleh tim lintas instansi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan asesmen komprehensif untuk memastikan sumber dugaan keracunan. Pemeriksaan mencakup seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari penyiapan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian kepada para siswa.

“Kami melalui Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya secara detail. Mudah-mudahan seluruh warga yang masih membutuhkan penanganan medis dapat segera pulih, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Sumarno kepada wartawan di Semarang, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pastikan Pantauan Intensif Tangani Banjir di Semarang

Menurut dia, evaluasi juga difokuskan pada aspek waktu pengolahan makanan serta penerapan standar higienitas, baik terhadap bahan pangan maupun proses memasak. Langkah tersebut penting untuk memastikan perbaikan sistem dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Selain penanganan medis, Pemprov Jateng juga memperkuat koordinasi lintas instansi. Badan Gizi Nasional (BGN) dilibatkan secara langsung bersama Dinas Kesehatan dalam pembahasan kasus tersebut, termasuk evaluasi pelaksanaan program serta langkah lanjutan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

“Untuk hal-hal yang berkaitan dengan sanksi dan tindak lanjut program menjadi kewenangan BGN. Sejak pagi, BGN juga sudah berada di Dinas Kesehatan untuk membahas penanganan kasus ini,” ujar Sumarno.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Apresiasi Semarang Business Matching 2026, Perkuat Jaringan Pariwisata

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan per Selasa, 13 Januari 2026, pukul 06.00, jumlah warga terdampak dugaan keracunan MBG tercatat sebanyak 803 orang. Dari jumlah tersebut, 688 orang telah dinyatakan sembuh, sementara 115 orang lainnya masih menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan dan terus dipantau kondisinya.

Pemprov Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan penerima manfaat Program Makan Bergizi, sekaligus menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi guna memperkuat standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program nasional tersebut.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru