Banjir Meluas, Wagub Gus Yasin Koordinasi Rekayasa Cuaca dan Pompanisasi

- Reporter

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut.

“Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada rekayasa cuaca,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya, saat mengunjungi Posko Bencana Banjir Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Selasa, 13 Januari 2026.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, untuk meminta spot-spot yang perlu dibantu dengan pompa. Namun demikian, sungai yang ada saat ini juga masih terkendala adanya air yang melimpah.

Sementara itu, posko banjir yang didirikan di komplek sekolah Hidayatus Shibyan itu, ditempati sebanyak 105 jiwa. Posko tersebut sudah dilengkapi dengan layanan kesehatan dan dapur umum, serta fasilitas MCK.

Gus Yasin juga menemukan ada warga yang anggota keluarganya masih berada di rumah yang terkena banjir, dikarenakan stroke. Menanggapi hal itu, Gus Yasin meminta kepada tenaga kesehatan untuk segera dievakuasi ke Puskesmas dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Tunjuk Ammy Amalia sebagai Plt Bupati Cilacap, Layanan Publik Jadi Prioritas

Pada kesempatan tersebut, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Gus Yasin menyalurkan bantuan dari Pemprov Jateng senilai Rp 188 juta berupa makanan siap saji, lauk pauk siap saji, tenda keluarga, tenda gulung, kasur, dan selimut.

Kepala Dusun Karangmalang Sumijan, mengatakan, warga yang berada di posko sudah memperoleh fasilitas memadai dengan dapur umum dan layanan kesehatan.

Kebutuhan yang mendesak bagi warga adalah sembako, selimut, popok bayi dan lansia.

“Kalau untuk fasilitas kesehatan alhamdulillah terpenuhi, dan semoga semua sehat sampai banjir berakhir,” ujarnya.

Diketahui, hujan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kudus terjadi sejak tanggal 9 Januari 2026. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Dawe, Sungai Piji, dan Sungai Mrisen.

Sedangkan banjir di Desa Golantepus akibat luapan Sungai Dawe dan Sungai Mrisen, diperparah dengan adanya tanggul yang jebol. Adapun banjir Desa Kesambi diakibatkan meluapnya Sungai Piji yang tidak mampu menampung debit air dari hulu Gunung Muria.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Usul Pendidikan Vokasi Dikenalkan Sejak SMP

Selama kejadian banjir, tercatat ada 2.082 rumah terendam, dan 2.487 KK/8.043 jiwa terdampak. Ketinggian air 5-55 cm, dan 106,4 Ha sawah terendam banjir.

Sementara itu, penanganan yang dilakukan Pemkab Kudus antara lain menetapkan status tanggap darurat bencana. Berlaku dari 12 hingga 19 Januari 2026. Selain itu, dengan mengaktifkan Posko Induk Penanggulangan Bencana di Kantor BPBD Kudus sebagai pusat komando koordinasi antara TNI, Polri, relawan, dan OPD terkait.

Pemerintah setempat juga melakukan penambalan tanggul jebol di Desa Golantepus, dinas terkait (Pusdataru dan BBWS) bersama warga dan relawan melakukan penutupan darurat tanggul yang jebol menggunakan sandbag (karung pasir) dan cerucuk bambu untuk menahan air.

Selain itu, dilakukan pembersihan sumbatan sampah dan eceng gondok di bawah sejumlah jembatan desa (terutama di Sungai Piji, Desa Kesambi) yang menjadi penyebab air meluap ke jalan.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru