Program Speling Pemprov Jateng Buka Akses Konsultasi Psikolog Gratis

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan layanan psikolog pada program dokter spesialis keliling (Speling) yang digelar di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas, pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen untuk memastikan kegiatannya berjalan dengan lancar.

Program jemput bola hasil kolaborasi RSJD dr. Amino Gondohutomo dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo ini, hadir untuk mendekatkan layanan dokter spesialis, termasuk psikolog, langsung ke tengah masyarakat secara gratis.

Dalam tinjauannya, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan bahwa Program Spelling merupakan turunan dari amanat Asta Cita Presiden, untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas.

Namun, di Jawa Tengah, layanan ini ditingkatkan dengan menghadirkan dokter spesialis agar penyakit berisiko bisa ditangani lebih cepat.

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri Tinjau Dapur MBG, Pastikan Makanan Anak Sekolah Aman dan Bergizi

“Saya berterima kasih kepada rumah sakit milik Pemprov Jateng, yang telah menghadirkan dokter spesialis lebih dekat ke masyarakat. Ini penting agar deteksi dini penyakit berbahaya bisa dilakukan,” ujar Taj Yasin.

Secara khusus, Wagub menyoroti kehadiran psikolog yang kini sangat dibutuhkan oleh para pelajar. Menurutnya, beban mental yang dihadapi anak muda zaman sekarang memerlukan cara penyikapan yang tepat agar tidak berujung pada tindakan fatal.

“Mindset-nya harus diubah, periksa ke psikolog itu bukan berarti ada gangguan jiwa, tetapi mencari solusi. Kita tidak ingin ada gangguan kejiwaan yang sampai menimbulkan risiko bunuh diri atau kekerasan. Itulah mengapa pendampingan ini sangat krusial,” tegasnya.

Antusiasme terhadap layanan psikolog gratis ini terlihat jelas dari wajah para siswa yang hadir.

Siswi SMA Negeri 2 Purwokerto, Seli Mei Saputri (16), mengaku sengaja datang bersama rombongan sekolah untuk memanfaatkan fasilitas ini. Seli berkonsultasi mengenai kegelisahan akademik yang sering menghantuinya sebagai pelajar.

Baca Juga :  Bangun SDM Unggul, Sekda Jateng Dorong Keluarga Kuat dan Sejahtera

“Tadi didampingi psikolog, rasanya lega sekali. Saya diminta untuk terus berpikiran positif dan menjalani hari dengan manifesting (afirmasi) yang baik,” ungkap Seli dengan senyum sumringah.

Ia mengaku sangat terbantu karena layanan ini diberikan secara cuma-cuma.

Senada dengan Seli, rekan satu sekolahnya, Feni Anindya (17), juga merasakan manfaat besar.

Bagi Feni, berkonsultasi dengan profesional membantunya mengurai benang kusut terkait rencana masa depan yang selama ini membuatnya bingung.

“Jujur, saya sempat bingung menentukan jurusan kuliah. Tapi setelah ngobrol dengan psikolog tadi, alhamdulillah sekarang sudah ada gambaran dan arahan yang jelas. Ini pertama kalinya saya ikut, dan saya harap program seperti ini bisa ada lagi ke depannya,” tutur Feni.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru