Embung Karangjati Senilai Rp8,5 Miliar Diresmikan Ahmad Luthfi, Target 10 Juta Ton Padi

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLORA – Upaya mengejar target produksi padi 9,5-10,5 juta ton pada 2026 terus digenjot Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satu jurusnya adalah memperbanyak embung sebagai sumber irigasi dan air baku. Terbaru, dua embung di Karangjati, Kabupaten Blora, diresmikan dan diproyeksikan mampu mengairi 40 hektare lahan serta mendorong petani panen hingga tiga kali setahun.

Peresmian Embung Karangjati dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Senin, 2 Februari 2026. Embung yang berada di Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, itu terdiri atas Embung Utara dan Embung Selatan dengan total kapasitas tampung hampir 68 ribu meter kubik.

Embung Utara memiliki dimensi 78×68 meter persegi dengan volume sekitar 18.678 meter kubik. Sementara Embung Selatan berdimensi 138×93 meter persegi dengan volume 49.320 meter kubik. Proyek senilai Rp 8,5 miliar tersebut dibangun untuk menopang irigasi lahan pertanian, menyediakan air baku saat kemarau, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan.

Baca Juga :  PLN Melesat ke Fortune Global 500, Digitalisasi dan Beyond kWh jadi Kunci

“Embung ini bisa menghidupi 40 hektare lahan dan memungkinkan sampai tiga kali panen. Ini juga menggerakkan UMKM. Ini roadmap untuk daerah lain,” kata Ahmad Luthfi usai peresmian.

Menurutnya, semakin banyak embung yang dibangun, semakin besar peluang peningkatan produktivitas padi di Jawa Tengah. Pada 2025, Pemprov Jateng telah membangun sekitar 10 embung dengan total anggaran Rp43 miliar yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Program tersebut akan diperluas pada 2026.

“2026 kita tingkatkan lagi karena ini betul-betul mengaktifkan ekonomi rakyat,” ujarnya, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jateng Henggar Budi Anggoro.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan Embung Karangjati yang telah dinantikan kelompok tani sejak 2017. Ia menyebut proyek tersebut semula masuk dalam rencana proyek strategis nasional, namun respons cepat Pemprov Jateng membuat pembangunannya bisa dipercepat.

Baca Juga :  Gairahkan Sektor Pertanian, Pemprov Jateng Gelar Anugerah Insan Pertanian 2025

“Embung ini akan meningkatkan produksi padi di Blora. Kami komitmen mendukung ketahanan pangan 2026. Untuk ternak kami terbesar di Jateng, jagung kedua, dan padi keenam,” ujarnya.

Perwakilan Kelompok Tani Sidodadi, Karyono, mengaku kehadiran embung menjadi angin segar bagi petani setempat. Selama ini, lahan pertanian di Karangjati mengandalkan tadah hujan sehingga hanya mampu satu kali tanam padi per tahun.

“Kalau dipaksakan dua kali sering gagal karena kekurangan air. Dengan embung ini kami optimistis bisa sampai tiga kali tanam, padi-padi-hortikultura atau tembakau,” katanya.

Dengan tambahan infrastruktur air tersebut, Pemprov Jawa Tengah berharap produktivitas pertanian meningkat signifikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari daerah.*

Berita Terkait

Program Early WOW SALE INFORMA Dimulai, Diskon Besar untuk Kebutuhan Hunian
Dorong Industri Hijau, Jateng Buka Investasi Energi 13 Gigawatt
Gaya Hidup Halal Kian Populer, Taj Yasin Pacu Sertifikasi Produk di Jateng
Pelajar SMA Semarang Antusias Belajar di Bulog, Pahami Penyerapan, Pengolahan hingga Distribusi Beras
Borobudur, Kopeng dan Rawa Pening Digarap Jadi Kawasan Wisata Terintegrasi
Karyawan AXA Mandiri Bersama Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah melalui Donasi Komposter dan Pentingnya Literasi Keuangan
Hadapi Tantangan Global, Hipmi Jateng Harus Lebih Inovatif
Wagub Jateng Ajak HIPKA Bangun Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:51 WIB

Program Early WOW SALE INFORMA Dimulai, Diskon Besar untuk Kebutuhan Hunian

Rabu, 22 April 2026 - 17:51 WIB

Dorong Industri Hijau, Jateng Buka Investasi Energi 13 Gigawatt

Rabu, 22 April 2026 - 06:22 WIB

Gaya Hidup Halal Kian Populer, Taj Yasin Pacu Sertifikasi Produk di Jateng

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Pelajar SMA Semarang Antusias Belajar di Bulog, Pahami Penyerapan, Pengolahan hingga Distribusi Beras

Selasa, 21 April 2026 - 09:06 WIB

Borobudur, Kopeng dan Rawa Pening Digarap Jadi Kawasan Wisata Terintegrasi

Berita Terbaru