Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama Mulai Diterapkan

- Reporter

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi hari ini. Untuk mengantisipasi lonjakan jutaan kendaraan menuju Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi memberlakukan skema one way nasional dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama, Selasa (24/3/2026).

Kebijakan tersebut dilepas langsung Kapolri di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, bersama sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta perwakilan Jasa Marga, Jasa Raharja, TNI, Polri, dan Basarnas.

Kapolri mengungkapkan, hingga 24 Maret 2026, sebanyak 2.380.401 kendaraan tercatat telah keluar dari Jakarta melalui jalur tol. Seiring meningkatnya volume kendaraan arus balik, rekayasa lalu lintas ditingkatkan dari skema lokal menjadi nasional.

“Kita melaksanakan one way nasional karena diperkirakan puncak arus balik terjadi hari ini,” ujar Listyo Sigit.

Penerapan sistem satu arah ini mencakup jalur panjang dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikatama. Selain itu, petugas juga menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas tambahan, termasuk pemanfaatan tol fungsional dan pengaturan teknis situasional di lapangan guna mengurai kepadatan.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Tambahan Pesawat Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jateng

Kapolri mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia meminta pemudik memanfaatkan fasilitas yang tersedia, seperti rest area, pos pelayanan, dan pos terpadu.

“Silakan beristirahat jika lelah, jangan memaksakan diri. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Pemerintah juga mendorong penggunaan moda transportasi alternatif, seperti kereta api, serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mendistribusikan arus balik agar tidak menumpuk dalam satu waktu.

Menko PMK Pratikno menegaskan, seluruh kebijakan yang diambil pemerintah berfokus pada keselamatan masyarakat selama perjalanan.

“Agar seluruh keluarga bisa kembali dari mudik dengan selamat dan sehat,” ujarnya.

Senada, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi sebagai faktor krusial dalam keselamatan perjalanan.

“Setiap tiga jam sebaiknya berhenti untuk beristirahat. Kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini. Ia menyebut, sebanyak 1.795.522 kendaraan telah masuk ke Jawa Tengah, sementara 1.099.049 kendaraan tercatat keluar.

Adapun pada arus balik, baru sekitar 153.136 kendaraan yang kembali ke arah Jakarta, sehingga masih terdapat sekitar 1,6 juta kendaraan yang berada di wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga :  Nawal Yasin dan BKKBN Jateng Satukan Program, Dorong Kesejahteraan Keluarga

“Artinya masih banyak yang belum kembali. Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru dan bisa mengatur waktu perjalanan,” ujarnya.

Ahmad Luthfi juga mendorong pemanfaatan kebijakan WFA untuk mengurangi kepadatan arus balik pada waktu tertentu.

Ia memastikan kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah dalam keadaan baik dan minim keluhan. Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas dilaporkan menurun dibandingkan periode sebelumnya.

“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin baik,” kata Ahmad Luthfi. Selain itu, ketersediaan bahan pokok dan energi di Jawa Tengah dipastikan aman dan terkendali, baik dari sisi stok maupun harga.

Di lapangan, sejumlah pemudik mengaku perjalanan arus balik tahun ini terasa lebih nyaman. Edi dan Dewi, pemudik asal Kudus menuju Jakarta, menyebut kondisi jalan yang sebelumnya rusak kini telah diperbaiki.

“Perjalanan sekarang jauh lebih lancar, jalannya sudah bagus,” ujar mereka.

Pemerintah berharap dengan berbagai langkah strategis dan kolaborasi lintas sektor, arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali hingga seluruh masyarakat tiba di tujuan masing-masing.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru