Ahmad Luthfi Cek Tanggul Jebol, Pastikan Penanganan Cepat dan Normalisasi Sungai Bremi Pekalongan

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan memicu respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sekaligus memastikan penanganan darurat hingga normalisasi sungai berjalan tanpa jeda.

Gubernur Ahmad Luthfi, meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Sungai Bremi di Kelurahan Pedukuhankraton, Pabean Barat, Kota Pekalongan, Kamis sore (26/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Balgis Diab, serta Plt Bupati Pekalongan Sukirman.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tanggul sungai jebol sepanjang sekitar 15–20 meter akibat tingginya debit air pascahujan deras. Luapan air kemudian merendam area persawahan di Pasirsari (Kota Pekalongan) dan Tegaldowo (Kabupaten Pekalongan), serta mulai masuk ke permukiman warga di Kelurahan Pasirkratonkramat.

Ahmad Luthfi menegaskan, kondisi geografis yang melibatkan dua wilayah administrasi menjadi alasan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi.

Baca Juga :  Program MBG Diperluas di Blora, Bentuk Kepedulian Pemerintah untuk Pemenuhan Gizi Masyarakat

“Ini wilayahnya berbatasan. Sebelah sini kabupaten, sebelahnya lagi kota, sehingga harus dikerjakan bersama. Kolaborasi sudah berjalan dan harus terus diperkuat,” ujar Ahmad Luthfi.

Penanganan darurat telah dilakukan oleh BPBD Kota dan Kabupaten Pekalongan dengan dukungan TNI-Polri serta BPBD Provinsi Jawa Tengah. Upaya tersebut meliputi pemasangan trucuk kayu dan sandbag untuk menahan aliran air, serta pemompaan air dari permukiman warga.

Ahmad Luthfi menargetkan penanganan tanggul darurat dapat segera diselesaikan, terutama menjelang arus balik Lebaran. Ia menegaskan, tidak boleh ada warga terdampak bencana saat momentum Idulfitri.

“Saya minta harus selesai cepat. Masyarakat tidak boleh terdampak. Ini panggilan jiwa, pejabat harus hadir dan ngopeni rakyatnya,” tegasnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk normalisasi Sungai Bremi. Tahun ini pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jateng sudah menganggarkan untuk menormalisasi Sungai Bremi agar penanganan ditangani secara cepat.

Baca Juga :  Dinsos Jateng Salurkan Ratusan Paket Makanan bagi Sopir Truk Terjebak Banjir

“Normalisasi akan dilakukan menyeluruh, dimulai dari arah muara. Ini solusi permanen untuk mengurangi risiko banjir di Pekalongan,” jelas Ahmad Luthfi.

Selain itu, perbaikan infrastruktur lain seperti ruas jalan Randujajar juga akan dikerjakan secara kolaboratif antara Pemkab dan Pemkot Pekalongan.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemprov Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan senilai Rp 134.905.150 kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi logistik makanan dan non-makanan, beras, obat-obatan, serta perlengkapan sekolah.

Bantuan disalurkan melalui pemerintah kelurahan, termasuk untuk mendukung kelompok usaha bersama (KUBE) dan kebutuhan dasar warga.

Lurah Pasirkratonkramat, Dwi Indah Widiastuti, menyampaikan, air sudah mulai masuk ke permukiman warga. Namun, penanganan darurat terus dilakukan bersama aparat dan masyarakat.

“Kami dibantu TNI-Polri dan masyarakat juga akan kerja bakti. Semoga cepat tertangani dan tidak sampai ada pengungsi,” ujarnya.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru