Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem masih mendominasi wilayah ini.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Gedung A Kantor Gubernur Jateng, pada Rabu, 22 April 2026.

Ia menyatakan, Pemprov Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sistem penanggulan bencana secara komprehensif mulai dari tahap pra bencana, saat tanggap darurat, hingga pasta bencana.

“Kami juga melakukan langkah-langkah strategis. Baik yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah kabupaten/kota,” kata dia.

Upaya-upaya yang dilakukan saat terjadi bencana di antaranya penguatan logistik kebencanaan guna memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan yang cepat dan tepat saat terjadi kebencanaan. Selain itu juga peningkatan kapasitas daerah baik dari sisi sumber daya manusianya maupun sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Diapresiasi, Jateng Terdepan Jalankan Program Gizi Anak

“Kami juga melakukan penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan seluruh upaya penanggulangan bencana. Ini alhamdulillah ini berjalan secara terpadu dan efektif,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ia juga menyinggung mengenai penanganan bencana tanah gerak yang sempat terjadi di Kabupaten Tegal dan Kota Semarang.

Sebagai informasi, bencana tanah bergerak sendiri terjadi di sejumlah titik dengan dampak signifikan. Di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, peristiwa yang terjadi sejak awal Februari 2026 telah merusak ratusan rumah serta infrastruktur warga. Sementara itu di Kota Semarang, bencana serupa terjadi di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, pada periode Februari hingga April 2026.

Menurut Wagub, bencana tanah bergerak membutuhkan perhatian khusus karena dampaknya langsung menghilangkan tempat tinggal warga.

Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, merespons dengan memastikan persoalan hunian korban tanah bergerak akan segera dibawa ke pemerintah pusat, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :  Program Speling Pemprov Jateng Buka Akses Konsultasi Psikolog Gratis

“Aspirasi ini akan kami sampaikan langsung ke pusat. Kami akan koordinasi dengan BNPB agar penyelesaian hunian yang seharusnya sudah berjalan bisa segera direalisasikan,” tegasnya.

Selain penanganan tanah bergerak, pertemuan tersebut juga menyinggung sejumlah upaya mitigasi bencana lain, seperti rencana pembangunan kolam retensi di Pati dan Kudus, serta kelanjutan proyek tanggul laut di Sayung, Demak.

Dalam kesempatan itu, Komisi VIII DPR RI juga menyalurkan bantuan untuk Jawa Tengah dengan nilai total mencapai triliunan rupiah. Bantuan tersebut meliputi dukungan dari Kementerian Sosial sebesar Rp 2,76 triliun, sertifikasi halal gratis untuk 95.045 pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) senilai Rp21,8 miliar, program Baznas Rp4,08 miliar, dukungan BNPB Rp2,3 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Rp7,95 miliar.*

Berita Terkait

Sosialisasi MBG Hadir di Salatiga, Muh Haris Ungkap Dampak Gizi dan Ekonomi bagi Masyarakat
Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob
TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa
Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas
Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting
Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi
Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas
MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:52 WIB

Sosialisasi MBG Hadir di Salatiga, Muh Haris Ungkap Dampak Gizi dan Ekonomi bagi Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April

Rabu, 22 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WIB

TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa

Rabu, 22 April 2026 - 15:41 WIB

Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas

Berita Terbaru